Tata laksana ini baik dan tepat, namun pada pelaksanaannya perlu adanya "leader" yang punya dan memberikan fungsi Corrective Action dan Preventive Action (Tindakan Perbaikan dan Tindakan Pencegahan) apabila tata laksana di brosur arahan WHO tadi tidak bisa ideal di semua tempat, dalam segala kondisi tentunya ada persyaratan minimal dan kondisi ideal, apakah dokter ada saran dan masukan yang real bisa diaplikasikan kepada tenaga medis atau orang awam biasa ? Know How dan How to ? Terima kasih.