pengamanan berlapis



  • kalau bisa usul, saya sebagai masyarakat jatim dan kebetulah berada di zona hijau kab. sumenep sangat mengusulkan untuk diwajibkan pengechekan kesehatan berlapis jika arus mudik atau perjalanan antar kota atau provinsi masih berjalan hingga saat ini. jadi tiap kabupaten atau provinsi yang dilalui agar penumpang bus pribadi atau bus umum diperiksa disetiap perbatasan sehingga hal ini memaksimalkan pemantauan perkembangan penyebaran covid 19 di jatim dan diseluruh kota/kabupaten di jatim. atau kalau perlu tindah tegas segala bentuk kegiatan yang melibatkan banyak orang yang masih dilakukan. jujur di kab. sumenep masih banyak orang yang melakukan itu. mungkin karena rata2 disini pengetahuan masyarakat terhadap virus ini sangatlah awam. mereka masih melakukan darusan atau perkumpulan yang sifatnya agamis seperti tahlilan arisan khataman quran, hadrah, dll. jika tidak maka misalkan ada warga yang kerja di area red zona kemudian membawa virus maka penyebarannya sangat cepat di pedesaan. kalau perlu setiap aparat gabungan meliputi BPBD, dishub. satpol pp polisi tni dan dabntu tenaga kesehatan untuk stay di setiap desa guna mengontrol kegiatan2 yang semacam ini. terima kasih


  • Relawan

    Selamat Pagi, Salam Sehat Indonesia!
    dear @dicky-sumenep
    terima kasih banyak atas usulan saudara. untuk selajutnya masih akan ditinjau oleh pihak terkait. jangan lupa tetap menjaga kebersihan dengan cara rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, melakukan social distancing (menjauhi kerumunan) dan pyhsical distancing (menjaga jarak setidaknya 1 meter), serta menjaga sirkulasi udara dalam ruangan.
    informasi lebih lengkap bisa klik link ini ya
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam



  • sama2. usulkan ke semua bupati di jatim


  • Relawan

    Halo @dicky-sumenep terima kasih atas saran yang Anda berikan

    Saya relawan Eswahos izin menanggapi

    Jika kesadaran warga sekitar masih rendah. Coba Anda edukasi mereka. Jika belum bisa, silakan Anda lakukan advokasi dengan tokoh masyarakat yang disegani karena hal ini dinilai cukup efekif untuk mempengaruhi masyarakat pedesaan.

    Namun jika segala upaya belum terpenuhi. Alangkah baiknya hal ini dimulai dari diri Anda sendiri dan semoga bisa menularkan ke orang sekitar.

    Sekarang di rumah dapat melakukan beberapa upaya seperti physical distancing, minum air putih 8 gelas perhari, makan makanan bergizi dan seimbang, cukup tidur 7-8 jam perhari, jangan panik dan hindari stress, olahraga ringan minimal 30 menit perhari, terapkan etika batuk dan bersin, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta perilaku hidup bersih dan sehat lainnya. Jika sakit dengan gejala ringan silakan isolasi mandiri di rumah. Jika sakit dengan gejala berat silakan kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat.

    Demikian semoga dapat membantu dan Anda sekeluarga diberikan kesehatan selalu.

    Deteksi dini covid-19 dapat melalui
    https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/

    Info lengkap kunjungi infocovid19.jatimprov.go.id
    Salam... 🙂

    Eswahos Shofiq
    Mahasiswa Ilmu Gizi dan Dietetika



  • saya sudah mengedukasi warga sekitar tapi kurang dukungan dari aparat atau tokoh2 desa



  • Dear @dicky-sumenep

    Terimakasih atas keluhan yang disampaikan
    Mohon ijin menjawab
    Jikalau memang aparat desa atau tokoh masyarakat kurang berpengaruh, bisa gunakan cara lain seperti melalui ibu-ibu yang apabila biasanya saat pagi masih membeli sayur didesa atau melalui sosial media dengan memberikan informasi kepada orang yang ada dalam grub desa. Kemudian diharapkan informasi tersebut untuk dapat disalurkan ke grubgrub di desa/masyarakat. Tentunya dengan sumber yang jelas
    Kemudian saudara bisa memberikan alamat web ini pada BC tersebut sehingga apabila masyarakat yang tidak terlalu paham/yang masih ngeyel tentang virus ini bisa ditanyakan pada forum ini

    Semoga membantu
    Terimakasih


Log in to reply
 



Pengguna Online: