Perihal surat dari pemprov



  • Apakah benar pemprov jawa timur mengadakan "rapat kordinasi dengan agenda pembahasan wacana lockdown kawasan madura bersama gubernur jawa timur" yang diadakan pada hari sabtu, 28 maret 2020 pukul 17:00 WIB dan dilaksanakan di ruang kerja gubernur jawa timur Gedung negara grahadi.?


  • Relawan

    selamat malam menjelang dini hari @muh-ibnu-musa-al

    mengenai berita yang viral tersebut, sampai saat ini belum ada rilis resmi dari pihak pemerintah setempat. mohon untuk tidak terpancing dengan beredarnya berita-berita di media sosial yang belum tentu benar adanya. untuk info terupdate seputar wabah covid19 dapat diikuti di instagram jatimpemprov.

    semoga menjawab
    terima kasih



  • @Relawan-DimasSSW

    Siap terimakasih atas jawabannya.
    Saya mau nanya juga apakah larangan mudik itu sudah final ? , karena saya salah satu mahasiswa di universitas yang ada di malang kebingungan , kuliah sudah libur dan semua toko di tutup seperti warkop, hiburan malam dan toko" kecil. Sedangkan orang tua sudah menyarankan untuk pulang ke madura tapi saya takut karena jalan yang saya lewati itu termasuk zona merah yaitu sidoarjo dan surabaya, mohon info nya terkait pelarangan mudik, sekian trimakasih


  • Relawan

    Halo @IBNU-MUSA
    Mohon izin menjawab.

    Untuk saat ini kebijakan larangan mudik masih bersifat imbauan dari masing-masing daerah. Di tingkat pusat masih dilakukan pengkajian lebih lanjut terkait hal tersebut.

    Mohon menjadi perhatian bahwa kondisi ini dapat berubah sewaktu-waktu. Harap selalu memantau perkembangan kebijakan yang ada, baik di wilayah masing-masing maupun secara nasional.

    Semoga membantu.
    Salam.



  • @Relawan-Regina
    Terimakasih sudah membantu jawaban saya ,

    Menurut samean jika saya pulang naik motor atau bus itu bagaimana? Apakah bisa terhindar dari penyebaran virus soalnya saya balik pasti lewat sidoarjo dan surabaya , mohon penjelasannya 🙏🏻

    Terimakasih
    Salam silaturahmi



  • Dear @IBNU-MUSA

    Mohon ijin menjawab
    Transmisi/berpindah tempat baik menggunakan kendaraan sendiri maupun kendaraan umum sama-sama memiliki risiko dalam penyebaran virus.
    Namun bila dilihat dari sisi penyebarannya, menggunakan kendaraan sendiri memiliki risiko lebih kecil dibanding saudara menggunakan kendaraan umum.
    Namun perlu beberapa titik yang harus diwaspadai seperti pom bensin, tukang tambal ban, rest area dan tempat ibadah
    Saran saya apabila saudara menggunakan kendaraan sendiri, alangkah lebih baik saudara

    1. Berdoa sebelum berangkat dan pastikan tubuh dalam keadaan fit
    2. Isi tank bensin hingga penuh sehingga tidak melakukan pengisian kembali ditengah jalan karena area yang saudara lewati adalah redzone semua (malang, sidoarjo, surabaya)
    3. Selalu menggunakan masker walau ada di pom, tukang tambal ban, rest area dan tempat ibadah kecuali saat ibadah
    4. Diharap membawa alat ibadah sendiri
    5. Selalu mencuci tangan ketika sampai/meninggalkan tempat pemberhentian
    6. Bila sesampai di rumah jangan mendekati keluarga terlebih dahulu, langsung bersihkan diri dengan cuci tangan dan mandi serta mengganti baju
    7. Segera cuci baju yang sudah dikenakan agar tidak menyebarkan virus ke lain-lain
    8. Jangan lupa meminta tolong keluarga untuk melaporkan diri ke aparat sipil negara setempat seperti pak RT, RW, puskesmas/dinkes untuk dilakukan pemantauan
    9. Lakukan isolasi diri selama 14 hari
    10. Segeralah pergi ke faskes terdekat bila mengalami gejala COVID-19

    Lakukan screening online di
    http://checkupcovid19.jatimprov.go.id/
    Dan update informasi tentang COVID-19 di http://infocovid19.jatimprov.go.id/#

    Semoga membantu
    Terima kasih


  • Relawan

    Halo @IBNU-MUSA

    Pada prinsipnya cara menghindari infeksi virus penyebab Covid-19 ini adalah dengan menghindari terkena percikan ludah/droplet orang lain, yang tidak kita ketahui kondisi kesehatannya.

    Perlu diketahui, percikan ludah tidak hanya muncul ketika kita berteriak-teriak saja ya, tetapi bicara biasa pun bisa mengeluarkan percikan ludah, yang jangkauannya bisa +- 1,5 meter, karena itu dihimbau melakukan physical distancing.
    Apalagi jika kita bersin, jumlah percikan yang dikeluarkan akan lebih banyak.
    Percikan ludah yang sangat kecil ini seringkali tidak kita sadari ada di sekitar kita, baik itu di telapak tangan, gagang pintu, stang motor, handle grip atau pegangan tangan di bus, bahkan di telepon genggam kita. Percikan-percikan tersebut apabila berada di tangan dan tangan kita secara tidak sadar menyentuh mulut, mata, ataupun hidung, maka memberikan jalan bagi virus ini untuk masuk ke dalam saluran pernapasan kita dan menyebabkan penyakit.
    Oleh sebab itu, langkah yang penting dilakukan adalah menjaga kebersihan tangan dan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh area wajah.

    Semoga membantu.
    Salam.



  • @Relawan-Regina

    Terimakasih atas semua jawabannya


Log in to reply
 



Pengguna Online: