obat untuk stay di rumah



  • siang admin.
    saya mau sedikit cerita.
    kmrn malam istri saya masuk UGD di slh satu RS swasta di SBY. dengan gejala demam, batuk, muntah.
    setelah di UGD, istri saya di test darah + radiologi + di kasih paracetamol 1butir. dan hasilnya mengarah ke covid19 (tapi masih belum pasti covid"kata doktenya).
    karena kamatnya di sana mahal dan saya ndak kuat bayar biaya kamar, trus saya mnta surat rujukan ke RS unair C. nyampe di sana ternyata ruanganya full, dan harus nunggu, ndak tau brpa hari lagi, karena sudah banyak yg antri.
    karena blm tentu istri saya kena covid jg, akhirnya saya bawa pulang saja. saya dpt obat dari unair, sya minumkan secara teratur dan alhamdulillah sekarang sudah agak enakan. tapi klo malam sedikit agak demam dan istri saya jg susah makan + selalu muntah klo makan nasi meskipun sedikit.

    yg saya mau tanya. kira" makanan + minuman apa yg cpt buat imun tubuh cepet naik? sedangkan istri saya sedang hamil 5bulan jalan.
    trimakasih...


  • Relawan

    Halo @arip-arianto terima kasih atas pertanyaan Anda

    Jika obat yang Anda maksud adalah farmakoterapi maka harus dengan resep dokter.

    Jika obat yang Anda maksud adalah terapi gizi medik, maka akan saya bantu jawab.

    Makanlah makanan yang beragam, bergizi, dan seimbang. Nasi (atau sumber karbohidrat lain), lauk hewani, lauk nabati, sayur, dan buah. Anda dapat merujuk ke pedoman "Isi Piringku" yang dibuat oleh kemenkes mengenai porsinya.

    Makan makanan selingan dengan buah atau bahan makanan lain yang kaya vitamin dan bagus sebagai immunomldulator seperti pisang, delima, dan yoghurt.

    Makanan diolah dengan cara direbus, dikukus, atau ditumis, hindari pengolahan dengan cara digoreng dan jangan terlalu banyak memberikan bumbu.

    Anda juga dapat melakukan konsultasi dengan dietisien atau dokter kandungan mengigat kondisi isteri Anda sedang hamil.

    Jangan berikan obat apapun tanpa izin dokter ya... 🙂

    Harap berhati hati dengan beredarnya kabar hoax mengenai covid-19 ini.

    Sekarang dimulai dari Anda untuk dapat melakukan beberapa upaya seperti physical distancing, minum air putih 8 gelas perhari, makan makanan bergizi dan seimbang, cukup tidur 7-8 jam perhari, jangan panik dan hindari stress, olahraga ringan minimal 30 menit perhari, terapkan etika batuk dan bersin, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta perilaku hidup bersih dan sehat lainnya. Jika sakit dengan gejala ringan silakan isolasi mandiri di rumah. Jika sakit dengan gejala berat atau dalam waktu lebih 1 minggu dan tak kunjung membaik silakan kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat.

    Demikian semoga dapat membantu dan Anda sekeluarga diberikan kesehatan selalu.

    Deteksi dini covid-19 dapat melalui
    https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/

    Info lengkap kunjungi infocovid19.jatimprov.go.id

    Salam... 🙂

    Eswahos



  • trimakasih balasanya.
    yg jadi masalah ini istri saya setiap makan yg berat" semisal (nasi, ato sejenisnya) mesti langsung muntah min, dan setelah muntah mesti badanya panas lagi.
    jadi ini sayya akalin minum susu hamil, sebelum minum obat jg minum susu hamil dlu.

    syaa dapet obat dari Rs unair c, paracetamol + vitamin b kompleks tab & ambroxol HCL.
    ini sesuai resep di dokter.
    trimakasih, semoga wabah virus ini cepat berlalu 🤲


  • Relawan

    Halo @arip-arianto
    Jika isteri muntah, Anda bisa menerapkan diet hiperemesis ya.

    Bisa makan yang kering-kering seperti roti bakar ya atau makanan berat lain dengan porsi sedikit tapi sering ya...

    Jangan makan makanan yang basah/benyek.

    Setelah makan jangan minum dulu, tunggu +-30 menit.

    Saya sarankan untuk konsultasi langsung dengan dietisien dan dokter obgyn.

    Demikian semoga membantu dan segera diberikan kepulihan

    Salam...:)



  • siap, terimakasih masukanya. semoga kita di berikan kesehatan selalu. amin


  • Relawan

    terima kasih kembali @arip-arianto

    jika ada yang ingin ditanyakan, silakan hubungi kami lagi disini.



  • baik min 🙏



  • selamat malam admin.
    dan lagi saya mau bertanya tentang istriku yg lagi hamil dengan status PDP.

    sedikit bercerita.
    senin kemaren kondisi istri saya drop, pagi batuk, muntah, panas & badan rasanya sakit semua di sekujur tubuh + bibir agak merah pucat.
    karena takut, saya bawa istri saya ke puskesmas deket rumah, sambil bawa hasil rongten + test darah yg dari rumah sakit.
    nyampe puskesmas istri saya di vonis PDP, tp setelah saya konsultasi di ruang khusus sama dr yg lain, mereka bilang ini bronkitis.
    dan akhirnya saya bawa pulang lagi.

    setelah nyampe rumah, badan istri saya tambah drop, dan lemes banget karena muntah trus.
    akhirnya saya bawa ke RS.Unair C.
    disana di tangani dengan baik, istri saya di infus, di test darah lagi & hasilnya kata dokter lebih membaik.
    dan saya pun di suruh karantina mandiri di rumah + di kasih obat dari rumah sakit.
    alhamdulillah kondisi istri saya sekarang sudah membaik. tinggal batuknya aja yg belum sembuh.
    panas, mual + muntah + badan yg tadinya sakit" sudah enakan (alhamdulillah).

    yg jadi pertanyaan, apa tanda" istri saya sudah lepas dari status PDP? istri saya pertama kali drop di tgl 25 bln kmrn...
    klo batuknya sudah sembuh, apa itu jg ciri" klo istri sudah sehat semua?
    pengen rasanya test swab, tapi uang sudah menipis di pake berobat kesana kemari.

    trimakasih. 🙏


  • Relawan

    Selamat Pagi, Salam Sehat Indonesia!
    Dear @arip-arianto
    Untuk pemberian status ODP, PDP, dan Confirm (Pasien Mengidap Corona) hanya bisa diberikan oleh dokter, hal tersebut pun harus melalui serangkaian test yang panjang. jadi sebaiknya tetap ikuti arahan dan petunjuk dari dokter tempat anda berobat.
    terapkan social and physical distancing (jauhi kerumunan dan jaga jarak minimal 1 meter). jangan lupa untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, konsumsi makanan sehat dan bergizi, istirahat yang cukup, serta menjaga imunitas tubuh. jika gejala yang muncul semakin memburuk, segera periksakan diri anda ke dokter atau rumah sakit rujukan sesuai arahan pemerintah daerah atau pusat.
    selengkapnya cek di
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam


Log in to reply
 



Pengguna Online: