Mau bertanya



  • Halo, mau tanya, tgl 28 malam, sehabis makan, kurang lebih 1/2jam kemudian nafas sya jadi pendek, lalu hidung mulai berair/seperti akan flu, jadi saya memutuskan untuk tidur,
    paginya hidung saya sdh tidak berair lagi, hingga sekarang, tapi nafas saya masih pendek, berat saat bernafas,
    saat berdiri tidak terlalu terasa, tapi saat duduk atau tidur lebih terasa,
    saat bangun tidur saya bernafas normal, tapi beberapa menit kemudian nafas saya kembali pendek,
    tidak ad gejala, demam, batuk, pusing dan lainnya

    Kira" ada apa ya? Apa karena saya terlalu sering melihat berita mengenai COVID19, sehingga terserang cemas atau lainnya?

    Mohon bantuannya, Terima Kasih..



  • Dear @clr-ptrc

    Terimakasih atas pertanyaannya
    Mohon ijin menjawab
    Gejala yang saudara rasakan adalah gejala flu.
    Jadi memang flu merupakah gejala awal dari COVID-19
    Namun saudara tidak perlu panik atau waswas karena gejala korona tidak hanya flu.
    Saudara perlu waswas apabila gejala demam >38 derajat dibarengi dengan pusing, batuk pilek hingga sesak napas yang tidak terkontrol
    Apabila saudara tidak mengalami gejala tersebut jangan panik.

    Melihat berita COVID-19 akan menambah wawasan saudara. Jangan terlalu parno. Cukup rileks dan jangan dipikirkan. Positif thinking saja dalam menghadapi wabah ini. Karena dengan positif thinking membantu tubuh meningkatkan imun dan menjaga tubuh tidak down.

    Oleh sebab itu, kami sarankan saudara kontrol terus kondisi tubuh selama 2-5 hari kedepan. Apabila saudara mengalami demam >38 derajat serta gejala yang saya sebutkan diatas segera dibawa ke faskes terdekat

    Untuk sementara ini saudara dirawat #dirumahsaja dan mengisolasi diri selama 14 hari. Kami sarankan pula untuk selalu minum air hangat bukan air dingin dan tidak memakai pakaian yang tebal/selimut tebal. Jangan terlalu banyak aktivitas dan tetap jaga jarak dengan orang lain minimal 1meter karena imun sedang turun. Tingkatkan gizi dan imun tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan buah sayur seperti jeruk, anggur, brokoli, yogurt dan jahe kencur madu. Dan tetap terapkan sering cuci tangan, etika batuk dan selalu memakai masker bila keluar rumah.

    Saudara juga bisa melakukan screening online di
    http://checkupcovid19.jatimprov.go.id/
    Dan update informasi tentang COVID-19 di http://infocovid19.jatimprov.go.id/#

    Semoga membantu
    Semoga keluarga selalu diberi kesehatan
    Terimakasih



  • @relawan-asharini
    baik, Terima kasih banyak atas penjelasannya,
    Amin, semoga kita semua aman dan terhindar dari wabah penyakit ini, dan selalu sehat



  • @clr-ptrc terimakasih kembali :)
    Aamiiiiin..



  • Minta infonya untuk kasus PDP yang positif Covid 19 yang meninggal di Kab Gresik, domisilinya dimana, buat kami lebih waspada


  • Relawan

    Halo @Eko-Aliyant

    Untuk info mendetail Anda bisa tanyakan ke Dinas Kesehatan Kab. Gresik ya.

    Atau bisa dilihat di instagram pemkabgresik



  • hallo aku mau nanyak nihh
    kalok di situbondo pasien yg positif covid-19 itu bertambah satu
    bener apa nggak ya?
    terimah kasih


  • Relawan

    Hai Kak @dewi-111
    Selamat Malam.

    Saya bantu jawab ya.

    Update informasi tentang COVID-19 terkini bisa diakses melalui link http://infocovid19.jatimprov.go.id/#

    Untuk informasi lebih detail, kakak bisa cek melalui akun instagram resmi Pmerintah Kabupaten Situbondo @situbondokab

    Semoga membantu.

    Salam Sehat :)


  • Relawan

    Halo @dewi-111

    Total yang positif secara kumulatif ada 5 kasus ya



  • tadi saya diberitahu kalok pasien yang positif covid-19 di penarukan kabur
    bener nggak sihh?
    biar saya atau yg lain gk cemas karna berita ini


  • Relawan

    Selamat Siang, Salam Sehat Indonesia
    dear @dewi-111
    pastikan anda mendapatkan informasi dari pihak pihak yang kredibel (terpercaya), contohnya; dari RT/RW, walikota, dsb. informasi akan diupdate secara berkala di website pemerintah daerah masing masing. tidak perlu cemas dan panik berlebihan ya. tetap tenang namun waspada. terapkan social and physical distancing (menjauhi kerumunan dan menjaga jarak antar manusia minimal 1 meter). jangan lupa untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, konsumsi makanan sehat dan bergizi, istirahat yang cukup, serta menjaga sirkulasi udara.
    untuk informasi selengkapnya kunjungi
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam



  • hallo kak
    aku mau nanyak nihh pasien yg terkena covid19 dari daerah mana aja ya soal.a
    biar aku tau


  • Relawan

    Selamat Pagi, Salam Sehat Indonesia!
    dear @dewi-111
    bisa langsung cek link disini ya untuk informasi seputar provinsi Jawa Timur
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam


  • Relawan

    Izin bantu menjawab @dewi-111 untuk mengetahui info lengkap terkait perkembangan informasi Covid-19 silahkan cek https://infocovid19.jatimprov.go.id/

    dan bisa di cek lawancovid-19.surabaya.go.id untuk surabaya atau bisa cek di ig pemerintah kota setempat

    Terimakasih



  • hy semua maaf ya nanyak lagi
    katanya di daerah bungatan ada pasien yg terkena covid19!
    tapi kok masih ada ya jasa pengiriman barang ke daerah bungatan bukannya udah masuk zona merah?


  • Relawan

    Selamat Sore, Salam Sehat Indonesia!
    Dear @dewi-111
    Untuk pengiriman dengan menggunakan jasa logistik memang saat ini masih bisa dilakukan. namun, untuk di daerah daerah yang sudah ditetapkan harus dikarantina lokal, pengiriman barang akan dilakukan sesuai reagulasi (kebijakan) pemerintah setempat. biasanya, pihak jasa logistik memaksimalkan pengantaran barang di jam jam dimana pemerintah membuka akses menuju ke tempat tersebut. sementara itu pihak jasa logistik jua memastikan sterilisasi pengiriman paket sebelum diantar ke pihak penerima. para kurir pengantar paket pun juga sudah banyak yang mulai menggunakan perlengkapan kesehatan lengkap seperti masker dan sarung tangan.
    selengkapnya cek di
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam



  • Selamat sore.
    Mau bertanya, suami saya bekerja di salah satu perusahaan swasta sebagai sales, dan saya bekerja di rumah, setiap hari suami saya diluar dan bertemu banyak orang. Dan suami saya mulai khawatir dirinya bersih dari covid-19 atau tidak atau dia bisa menjadi pembawa ke dalam rumah? Apakah boleh melakukan rapid test untuk mengetahui kondisi suami saya?


  • Relawan

    @nurulirian izin menjawab mbak.. untuk rapid test, terdapat urutan prioritas bagi yang ingin di test mbak diantaranya adalah tenaga medis dan kelompok berisiko di RS. saran saya, sembari tetap melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga sirkulasi rumah tetap sehat, cuci tangan pakai sabun, dapat dilakukan skrining mandiri dan menjaga jarak. Dan jika memang suami mbak domisili di daerah zona merah, apabila mulai timbul gejala, dapat memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan primer rujukan terdekat



  • @thoriqalayubi skrining mandiri itu seperti apa ya mas? Dan untuk menjaga jarak di lakukan berapa lama?


  • Relawan

    @nurulirian apabila ditanya berapa lama, mengikuti periode inkubasi virusnya bu yaitu 14 hari, namun apabila sampai hari-hari ini suami ibu masih bekerja maka penjagaan jarak dilakukan terus menerus bu. Namun yang lebih utama adalah kebersihan diri bu, sepulang kerja, tidak langsung menemui keluarga, pakaian yang dipakai dicuci, mandi, cuci tangan pakai sabun, juga tetap menjaga imunitas tubuh dengan aktivitas fisik yang cukup dan pola makan yang baik.

    Untuk skriningnya dapat dilakukan dengan pengenalan gejala bu, semisal demam, batuk, nyeri tenggorokan. Semisal timbul gejala dapat berkunjung ke pelayanan kesehatan primer terdekat untuk mendapatkan diagnosa pasti medis. Namun apabila tidak ada gejala, penjagaan jarak dan PHBS serta upaya isolasi mandiri dapat dilakukan bu, kalo boleh tau ibu tinggal di mana bu?


Log in to reply
 



Pengguna Online: