Bilik Desinfektan



  • Saya hrs bekerja di perusahaan yang setiap hari harus disemprot lewat bilik desinfektan, ada beberapa referensi yg kurang disarankan untuk manusia secara langsung, benarkah?? Boleh tau efek samping semprotan bilik desinfektan SETIAP hari?


  • Relawan

    Halo @Tiyar terima kasih atas pertanyaan Anda

    Saya izin untuk bantu menjawab.

    Belum ada penelitian tentang bilik desinfektan ini untuk membunuh covid-19, menyemprotkan bahan bahan kimia (alkohol dan klorin) seperti itu dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir contoh : mata dan mulut, alkohol dan klorin juga bisa menjadi desinfektan pada permukaan, jika digunakan sesuai dengan petunjuk penggunaaanya,

    Harap berhati hati dengan beredarnya kabar hoax.

    Sekarang dimulai dari Anda untuk tetap #dirumahaja dan dapat melakukan beberapa upaya seperti physical distancing, minum air putih 8 gelas perhari, makan makanan bergizi dan seimbang, cukup tidur 7-8 jam perhari, jangan panik dan hindari stress, olahraga ringan minimal 30 menit perhari, terapkan etika batuk dan bersin, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta perilaku hidup bersih dan sehat lainnya. Jika sakit dengan gejala ringan silakan isolasi mandiri di rumah. Jika sakit dengan gejala berat silakan kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat.

    Demikian semoga dapat membantu dan Anda sekeluarga diberikan kesehatan selalu.

    Deteksi dini covid-19 dapat melalui
    https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/

    Info lengkap kunjungi infocovid19.jatimprov.go.id

    Salam...

    Relawan Riris dari Mahasiswa Farmasi



  • @RelawanRiris masalahnya melalui bilik desinfektan buatan menjadi KEWAJIBAN bagi semua karyawan perusahaan, siapakah yang harus memberi masukan ke "pihak perusahaan"??



  • Benarkah efek samping deainfektan terhadap kulit langsung adalah kanker?


  • Relawan

    Selamat Pagi, Salam Sehat Indonesia!
    Dear @Tiyar
    World Health Organization (WHO) tidak menyarankan penggunaan alkohol dan klorin ke seluruh permukaan tubuh karena akan membahayakan pakaian dan membran mukosa tubuh seperti mata dan mulut. Selain itu, penggunaan desinfektan secara berlebihan berpotensi menimbulkan bahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Salah satunya adalah timbulnya resistensi, baik resistensi bakteri ataupun virus terutama apabila disinfektan tidak digunakan pada konsentrasi idealnya. Pengawasan pihak terkait dalam suatu aturan atau pedoman menjadi sangat penting untuk meminimalisir efek bahaya dari disinfektan terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Edukasi lain yang perlu disampaikan kepada masyarakat adalah bilik disinfeksi ini hanya berfungsi untuk membersihkan permukaan tubuh atau pakaian saja (mengurangi jumlah mikroba) dan tidak menyembuhkan pasien yang telah terjangkit virus corona atau jika virus sudah masuk ke dalam tubuh orang tersebut.
    Solusi paling baik untuk saat ini sesuai rekomendasi WHO adalah dengan cuci tangan menggunakan sabun (minimal 20 detik), mandi serta mengganti pakaian setelah melakukan aktivitas dari luar atau dari tempat yang terinfeksi tinggi, serta menerapkan physical distancing (minimal 1 meter).
    untuk informasi selengkapnya klik
    ifocovid19.jatimprov.go.id/

    Salam


  • Relawan

    Halo @Tiyar
    Pada dasarnya bilik desinfektan yang perlu diperhatikan menurut saya bahannya desinfektan yang menggunakan alkohol/klorin dilarang oleh who jika disemprotkan pada tubuh jika anda punya sosmed bisa dibuka di akun ig : who indonesia https://www.instagram.com/p/B-UM7NFnVMY/?igshid=14h60qm9o44ox
    Saya juga mengikuti beberapa perkembangan teman-teman saya yang terjun bersama relawan lainnya dan beberapa narasumber seperti dr.tirta, kak fathur dll di akun ig nya bersama dompetdhuafaorg mereka saat ini sedang membuat chamber desinfection/ bilik yang terbuat dari aquades+dettol mirip handsanitizer fungsinya mengurangi bakteri + virus yang menempel pada pakaian, mungkin ini bisa jadi refrensi dan silahkan pelajari lebih lanjut dengan orang yang memang ahli di bidangnya.

    Semoga membantu.

    Dara Safira Mellyana A.P
    Mahasiswa Keperawatan



  • Selamat pagi @Tiyar mohon izin menjawab di lansir dari World Health Organization (WHO) zat yang dapat di gunakan sebagai disinfektan terdapat berbagai jenis bergantung pada fungsinya. Dan yang bersifat karsinogen adalah formaldehid atau lebih sering dikenal sebagi formalin. sedangkan formulasi pada disinfectan yang biasa digunakan untuk handsanitizer sesuai anjuran WHO ada 2 formula yakni 1: Ethanol 96%, Hydrogen peroxida 3%, glycerol 98%, Aquadest
    2. Isopropil alkohol 99,8%, Hidrogen peroxida 3%, gliserol 98%, Aquadest
    untuk tata cara pembuatannya dapat anda lihat di https://www.who.int/gpsc/5may/Guide_to_Local_Production.pdf
    jadi efeknya pada kulit memang tidak berpotensi menyebabkan kangker namun seperti yang di jelaskan pada jawaban relawan sebelumnya bahwa penyemprotan disinfektan pada seluruh tubuh dapat membahayakan


  • Relawan

    Halo @Tiyar terima kasih atas pertanyaannya
    izin menambahkan, sederhananya adalah disinfektan tidak diperuntukkan disemprot langsung pada bagian tubuh namun pada pakaian yang dikenakan guna meminimalisir mikroorganisme yang melekat pada pakaian, lalu bagaimana jika mikroorganisme tersebut menempel pada tubuh? sering-seringlah mencuci tangan karena tangan merupakan salah satu sumber/media penularan virus. semoga membantu


    Perlu diketahui bahwa gejala COVID-19 adalah DEMAM DIATAS 38 DERAJAT CELCIUS, SESAK NAFAS, BATUK KERING DAN PILEK/FLU.
    Maka dari itu WHO dan Kemenkes RI menyarankan :

    1. Hindari kontak langsung seperti bersalaman dan cium pipi
    2. Jaga jarak 1 meter atau lebih dengan orang lain
    3. Sering-sering mencuci tangan
    4. Jika merasa tidak sehat, istirahat yang cukup dan tinggal di rumah (isolasi mandiri)
    5. Gunakan masker jika demam dan batuk serta menutup hidung dan mulut dengan tissue/lengan siku dalam saat batuk/bersin
    6. Kunjungi fasilitas kesehatan jika mengalami kesulitan bernafas
    7. Batasi menggunakan transportasi massal kecuali mendesak
    8. Ikuti panduan resmi dan informasi terkini

    Semoga menjawab pertanyaan
    Terima kasih

    Ttd
    Relawan COVID-19



  • @Relawan-Emmil trims infonya



  • TERIMA KASIH infonya untuk semua jawaban relawan👍


Log in to reply
 



Pengguna Online: