Update Dari Tulungagung



  • Mau update tentang temuan tim saya dilapangan, bahwa banyak warga di daerah tulungagung khususnya daerah mayoritas TKI & TKW, berdasarkan interview mereka menjelaskan tidak ada penanganan khusus seperti karantina dsb, kemungkinan karena mereka lewat jalur ilegal dan sekarang banyak yang pulang ke daerah asal karena di negara mereka bekerja sedang OFF. Aparatur setempat pun terkesan membiarkan begitu saja, gimana nih penanganannya. Salah satu interview. link text


  • Relawan

    Halo @r-satrio-bu Terima kasih Informasi dan pertanyaan nya

    Saya izin untuk bantu menjawab.

    Kami sarankan untuk tetap dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari untuk memutus rantai penularan virus corona dan kami sarankan untuk melapor ke RT/RW/Faskes terdekat.

    Harap berhati hati dengan beredarnya kabar hoax.

    Sekarang dimulai dari Anda untuk tetap #dirumahaja dan dapat melakukan beberapa upaya seperti physical distancing, minum air putih 8 gelas perhari, makan makanan bergizi dan seimbang, cukup tidur 7-8 jam perhari, jangan panik dan hindari stress, olahraga ringan minimal 30 menit perhari, terapkan etika batuk dan bersin, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta perilaku hidup bersih dan sehat lainnya. Jika sakit dengan gejala ringan silakan isolasi mandiri di rumah. Jika sakit dengan gejala berat silakan kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat.

    Demikian semoga dapat membantu dan Anda sekeluarga diberikan kesehatan selalu.

    Deteksi dini covid-19 dapat melalui
    https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/

    Info lengkap kunjungi infocovid19.jatimprov.go.id

    Salam...

    Relawan Riris



  • Sudah dilihat video yg saya upload? Itu real tim saya yg rekam, dan ada banyak.. Terutama kecamatan rejotangan, pucanglaban, kalidawir



  • Naah itu mirip² di tempat saya (Nganjuk), orang yg dari zona merah kesadarannya rendah plus keluargnya gak begitu paham sop, trus kontrol rt rw lemah. Saran saya tetangga segera lapor ke faskes, biar dikasih pengarahan dan klo ODR/ODP ternyata statusnya meningkat biar aparatur desa ke bawah kena tegur..


  • Relawan

    Halo @r-satrio-bu

    Kebetulan saya tinggal di kecamatan kalidawir Tulungagung, tepatnya di desa Karangtalun
    Sekitar 10 hari yang lalu tetangga saya, TKI dari malaysia baru saja pulang di tengah pandemi covid-19. Karena sebelumnya sudah ada himbauan dari pemerintah desa untuk melaporkan warga yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah terdampak covid-19, malamnya Pak RT di tempat saya tinggal melaporkannya ke kepala desa dan keesokan paginya beliau (TKI dari malaysia) didatangi oleh kepala desa, ada pihak kepolisian, dan ada pihak dari puskesmas juga yg menyarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Sekarang beliau (TKI) masih menjalankan isolasi mandiri
    Menurut saya dari hasil video bapak, mungkin bisa mengusulkan atau menyampaikan ke kepala desa untuk memberitahu atau mensosialisasikan ke ketua RT agar melaporkan warganya yg memiliki riwayat perjalanan dari wilayah terdampak covid-19, sehingga dapat dipantau oleh pemerintah desa melalui ketua RT.
    Apabila dari kepala desa sudah menyampaikan dan belum ada tindakan, tetangga disekitar bisa menyampaikan ke ketua RT atau langsung ke kepala desa seperti pendapat saudara @xzun agar segera mendapatkan penanganan atau tindakan lanjutan.
    Dalam hal ini memang peran pengawasan dari ketua RT dan kepala desa, terutama, sangat penting dalam memantau beliau-beliau ODP.

    Terimakasih. Semoga dapat membatu 🙏


Log in to reply
 



Pengguna Online: