apakah avigan dan klorokuin berhasil?



  • Selamat pagi.
    Tolong mau nanya2... Beberapa hari lalu dikabarkan ada obat avigan dan klorokuin yang bilangnya bisa mempercepat penyembuhan dari pasien virus korona. Tolong tanya, apakah sudahkah diberikan pada pasien2 di indonesia? saya tidak menjumpai berita perkembangan selanjutnya di google, berhasilkah? gagalkah? masih proseskah?

    hal mengenai obat selanjutnya, saya menjumpai di link ini,

    https://manado.tribunnews.com/2020/03/27/actemra-disebut-sembuhkan-pasien-kritis-corona-di-chinaamerika-sedanguji-klinis

    bahwa ada obat actemra, apakah ini juga sudah diperhitungkan sebagai obat virus korona ini? terima kasih


  • Relawan

    Izin bantu menjawab @penduduk Untuk avigan dan kloroquin ini sudah teruji di dalam beperapa jurnal tetapi saat ini yang sudah di jadikan sebagai guideline sebagai obat yaitu kloroquin, Dan terapi yang disarankan dalam seminar dokter penyakit ialah terapi suportif dan obat yang di gunakan :

    • Lopinovir/Ritonavir
    • Kloroquin (Hidroksikloroquin)
    • Ribavirin
    • Vitamin C dosis tinggi Dalam Suntikan intra vena
      Tetapi Avigan dan kloroquin tidak boleh di gunakan tanpa pengawasan dari dokter di karenakan efeknya bisa menyebabkan kerusakan hati, Hipoglikemia, kerusakan retina dan dapat menyebabkan kebutaan

    Untuk info lengkap https://infocovid19.jatimprov.go.id/

    Terimakasih


  • Relawan

    Selamat Pagi, Salam Sehat Indonesia!
    dear @penduduk
    Pada dasarnya saat ini klorokuin merupakan pengobatan yang sedang dikembangkan untuk COVID-19, akan tetapi penggunaannya diluar supervisi dokter tidak disarankan karena berbahaya, Saat ini sudah ada beberapa korban akibat meminum klorokuin tidak sesuai dosis dan regimen. Mohon apabila anda beresiko tinggi, segeralah periksakan ke dokter atau ke RS Rujukan terdekat
    untuk informasi lebih lanjut bisa klik link berikut ya
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam



  • Selamat pagi @penduduk terimakasih atas pertanyaannya. Saya ijin membantu menjawab.
    Untuk obat Cloroquin sudah banyak penelitian yang mengatakan bahwa obat ini cukup menjanjikan untuk pasien Covid-19, namun tidak boleh digunakan untuk ODP dan orang sehat. Kecuali PDP (karena dirawat dan dalam pengawasan dokter).
    Untuk Avigan sendiri cukup menarik, karena beberapa pasien Covid-19 disuatu rumah sakit di Indonesia yang sembuh saat ini rata-rata dapat Avigan, ini dulu belajar dari teknik Jepang dalam menangani kasus Covid-19. Tapi memang study lanjut tetap perlu dilakukan. Masih harus dilakukan adjust dose dan lain lain, lalu resiko resisten.
    Untuk Actemra sendiri belum ada evidence untuk Covid-19.
    Intinya, apapun obatnya tetap harus dalam pengawasan dokter dan tidak sembarangan diberikan karena dilihat dari kondisi tiap orang yang berbeda-beda.



  • @relawan-sholah
    terima kasih untuk menjawab, Relawan Sholah.
    saya menggaris bawahi untuk jawaban :
    "Tetapi Avigan dan kloroquin tidak boleh di gunakan tanpa pengawasan dari dokter di karenakan efeknya bisa menyebabkan kerusakan hati, Hipoglikemia, kerusakan retina dan dapat menyebabkan kebutaan"
    ternyata demikian alasannya, makanya jarang ada berita di internet mengenai penggunaan avigan dan kloroquin pada pasien.. saya yang awam ini berterima kasih atas info anda.

    @relawan-emmil
    terima kasih untuk menjawab, Relawan Emmil
    saya menggaris bawahi untuk jawaban anda :
    "Saat ini sudah ada beberapa korban akibat meminum klorokuin tidak sesuai dosis dan regimen."

    ternyata demikian alasannya, makanya jarang ada berita di internet mengenai penggunaan avigan dan kloroquin pada pasien.. saya yang awam ini berterima kasih atas info anda.

    utk :
    "Mohon apabila anda beresiko tinggi, segeralah periksakan ke dokter atau ke RS Rujukan terdekat"
    saya saat ini masih sehat, selalu stay at home, bekerja sekarang juga dari rumah, bahkan 95 persen dilakukan di rumah. berkat adanya zoom aplikasi. Jadi jarang sekali berinteraksi dengan banyak orang, kecuali ke supermarket atau belanja keperluan. Saya juga was was, rajin menganalisa melihat perkembangan juga untuk gambar peta sebaran virus ini, di https://lawancovid-19.surabaya.go.id/ Terima kasih untuk perhatian anda.

    @relawan-emillia
    terima kasih untuk menjawab, Relawan Emillia
    saya menggaris bawahi untuk jawaban :
    Tapi memang study lanjut tetap perlu dilakukan. Masih harus dilakukan adjust dose dan lain lain, lalu resiko resisten.

    ternyata demikian alasannya, makanya jarang ada berita di internet mengenai penggunaan avigan dan kloroquin pada pasien.. saya yang awam ini berterima kasih atas info anda.


Log in to reply
 



Pengguna Online: