[surabaya] apakah warga bukan surabaya masih boleh bekerja di surabaya.



  • selamat siang saya mau bertanya untuk warga bukan surabaya apakah masih bisa bekerja atau masuk ke wilayah surabaya, solanya saya barusan baca berita di kompas.com infonya kendaraan yang bukan plat L dilarang masuk, sedangkan kendaraan roda 2 saya plat luar prov. saya kerja di surabaya dan rumah ada di madura. saya setiap hari PP dari rumah.

    mohon infonya sodara"


  • Relawan

    Selamat Sore, Salam Sehat Indonesia!
    dear @Akiem-d-teach
    dilansir dari jatim.idntimes.com/ ;
    Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat menjelaskan, pemkot bersama instansi terkait akan melakukan screening bagi setiap kendaraan maupun masyarakat yang akan masuk Kota Pahlawan. Nantinya, screening tersebut akan menyaring kendaraan-kendaraan yang melewati batas Kota Surabaya di 19 akses wilayah kota Surabaya. Jika kendaraan tersebut memiliki plat nomor kendaraan Surabaya atau plat L, maka bisa langsung lolos. Tapi jika plat bukan L, akan ada pembatasan. Alasan yang diperbolehkan memasuki Kota Surabaya adalah mereka yang memiliki kepentingan urusan dengan kebutuhan dasar seperti, tenaga medis, tenaga pemerintahan, kendaraan yang mengangkut bahan pokok dan BBM, serta kendaraan yang mensuplai makanan.
    untuk info selengkapnya cek disini
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam



  • Terima kasih mas @Relawan-Emmil, namun tanpa mengurangi rasa hormat, info yang mas sadur itu informasi kemarin hari. Kami googling juga munculnya begitu mas, jd mohon maaf, saya rasa info tsb blm menjawab pertanyaan mas @Akiem-d-teach secara mendasar.

    Yang saya sesalkan, kebijakan "karantina wilayah" ini kan masih digodok dan dirembug oleh Forpimda Surabaya, tetapi Kadishub memberikan pernyataan secara teknis, tentang bagaimana ketatnya screening dan siapa2 saja yg diperbolehkan masuk. Katanya sudah disosialisasikan dari Jumat lalu, tapi yang disosialisasikan rencananya duluan, bukan kebijakannya duluan, lha wong kebijakannya masih digodog.

    Ini yang menimbulkan keresahan bagi para penglaju, sementara di berita2 online tidak disebutkan pernyataan apapun secara rinci dari aparat pemerintah, tentang nasib para penglaju, boleh atau tidak masuk ke kota surabaya untuk bekerja, krn yang disampaikan oleh kadishub kan hanya orang dengan kebutuhan mendesak saja (TNI, ASN, polisi, supply BBM dan Makanan).

    Pejabat jangan sampai salah ucap lah, segalanya kan belum pasti, tunggu sampai kebijakannya jadi, baru disosialisasikan, biar warga tidak resah. Apalagi karantina wilayah surabaya ini masih simpang siur. krn PSBB barusan diteken Presiden, artinya ada peraturan pusat untuk mengatur bagaimana menangani daerah terdampak.

    Saya saja masih ragu, karantina wilayah itu kan kewenangan pusat, kok bisa pemda tanpa persetujuan pusat membuat suatu kebijakan lokal seperti ini. Belajar dari Wali Kota Malang, akhirnya ngaku bahwa lockdown bukan wewenangnya, dan pula Wali Kota Tegal yang tiba2 langsung koar2 lockdown akhirnya dikoreksi sama Pak Ganjar sbg isolasi daerah. Anies Baswedan aja msh ngirim surat ke Presiden minta ijin lockdown, semua ada aturannya, iki kok ujug2 kepingin karantina wilayah sendiri, dan sudah disosialisasikan ke masyarakat mengenai pembatasan keluar masuk surabaya hanya untuk plat L dan non plat L yang punya kepentingan mendesak. Nanti kalau berangkat kerja, dengan sudah menunjukkan surat2 keterangan dari kantor, dan dianggap tidak mendesak oleh aparat yg meriksa, apa iya pemkot mau nanggung jatah cuti yg gak dibayar gara2 ditolak di perbatasan?


  • Dokter

    Dear @ninosvetlan
    Saya pun juga keberatan adanya Karantina Wilayah ini. Karena saya juga bukan berasal dari ber plat L.

    Ada kok teman saya yang di tanyain sama polisi "untuk apa masuk ke wilayah surabaya? Dikasih ID Card Kerja. Malah KTP nya ditahan. Suruh bawa Surat Keterangan Kerja dan Alamat Domisili"

    Padahal di sini kan warganya gak L aja ada yang dari Sidoarjo dan Madura.



  • Mungkin bisa menjawab :

    Covid 19 sangat mudah menular jadi tindakan petugas adalah untuk melindungi warga nya dan mengurangi jumlah orang yang sakit .

    Mohon maaf apa bila dalam kondisi ini bbrp pihak yang memiliki kondisi dirugikan.

    Tetapi tujuan nya adalah untuk pembatasan dan mengurangi resiko wabah ini tertular. kalaupun anda bersih tetapi pada saat anda kembali ke daerah asal anda yang bersih juga akan beresiko membawa nya dari surabaya. karena kita semua tahu jumlah yang positip dan yg PDP terus bertambah.

    Sebagai warga Surabaya , saya sangat mengapresiasi tindakan semua jajaran petugas yang care dengan kondisi surabaya dan warganya.

    Saran saya adalah buat yang tinggal jauh mendingan sementara mencari tempat tinggal yang dekat dgn tempat kerjanya untuk sementara waktu.

    Buat yang memiliki kendaraan di luar Plat L dan mungkin perlu keluar masuk , mungkin ada baiknya minta surat tugas dan surat keterangan dari tempat bekerja dan di bubuhkan nama perusahaan dan penanggung jawab dari perusahaan itu, mungkin dapat membantu.

    Tetapi screening dan antrian menjadi tantangan tersendiri.

    Sekali lagi mohon maap , mewakili warga Surabaya untuk memberikan rasa nyaman untuk seluruh Warga di surabaya. Kami mohon maklum adanya kondisi darurat ini.


Log in to reply
 



Pengguna Online: