SAYA BERTANYA


  • Relawan

    Kemarin lusa tiga sepupu saya pulang dari pondok yang diliburkan karena pandemik ini lalu keesokan hari nya kami berempat batuk2 dan diberi kabar bahwa teman satu kamar pondok sepupu saya ada yang sedang opname di RS dan berstatus SUSPEK Corona, pertanyaannya apa yang harus saya lakukan ? Berapa persentase kemungkinan saya tertular ?
    Saat saya menulis ini saya merasakan kesulitan bernafas, saya merasa berat untuk bernafas dan sedikit nyeri didada. Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini seumur hidup saya.


  • Relawan

    Izin bantu menjawab @suryansyah Dari keluhan yang di sampaikan bisa mengarah ke Covid-19 di karenakan tanda dan gejala nya berpa Demam (>38 deraajat celcius) dan atau gangguan pernafaasan berupa batuk, pilek, sakit tenggorokan yan akan timbul dalam 2-14 hari sesuai dengan masa inkubasi dan pernah berpergian ke kota atau wilayah dengan transmisi virus tinggi dan atau pernah kontak dengan seseorang dengan status probable atau konfirm Covid-19, jika ada tanda dan gejala tersebut silahkan menghubungi 119 ext 9 atau menghubungi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat ataupun rumah sakit rujukan covid-19

    Jika ingin mengetahui deteksi dini silahkan cek http://checkupcovid19.jatimprov.go.id/
    dan info lengkap https://infocovid19.jatimprov.go.id/

    Terimakasih



  • Selamat pagi @suryansyah
    Saya ingin menambahkan. Untuk saat ini,disarankan untuk melakukan isolasi diri di rumah saja selama 14 hari ke depan. Jika dalam 14 hari ke depan muncul tanda gejala seperti yg di sebut di atas,maka segera menuju faskes terdekat untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun jika dlm waktu 24 jam sesak napas semakin bertambah dan sangat mengganggu aktifitas,segera menuju faskes terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tenangkam hati dan fikiran. Tetap lakukan PHBS saat di rumah. Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir,konsumsi makanan gizi seimbang,dan melakukan aktifitas fisik kecil2 an di rumah. Semoga sehat selalu dan bermanfaat 🙂

    Best regrads,
    Sita -perawat-



  • Apa pemerintah juga memperhatikan perusahaan yang melakukan pengurangan pegawai karena imbas wabah covid 19 ini
    Korban covid bukan hanya yang terjangkit tapi juga kami yang di PHK Perusahaan


  • Relawan

    Hai, terimakasih atas pertanyaannya. Untuk saat ini sebaiknya isolasi diri terlebih dahulu selama 14 hari, bila muncul tanda dan gejala covid-19 sebaiknya langsung laporkan ke fasilitas kesehatan setempat. Apabila memiliki keluarga lain yang belum terpapar, sebaiknya laporkan terlebih dahulu ke dinkes atau faskes setempat mengenai cerita tersebut. Bisa jadi akan diberikan tindakan pencegahan. Terimakasih



  • Bila saya baru2 saja tidak sengaja bertemu dengan pasien covid - 19, pasien tersebut menggunakan masker dan tidak ada kontak langsung. Tapi jarak saya kurang dari 1 meter apa ada kemungkinan saya tertular?


  • Relawan

    Dear @Christ
    Terimakasih atas pertanyaannya. Izinkan saya membantu menjawab

    WHO menyatakan COVID-19 tidak menular lewat udara, tetapi menular lewat tetesan cairan batuk dan bersin (droplets) yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. WHO mengatakan seseorang dapat terinfeksi COVID-19 dengan menghirup virus jika berada dalam jarak 1 meter dari seseorang yang menderita Covid-19 atau dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh mata, hidung atau mulut sebelum mencuci tangan.
    Untuk melindungi diri dari penularan, WHO mengimbau untuk jaga jarak setidaknya 1 meter dari yang lain dan melakukan desinfeksi permukaan yang sering disentuh. Bersihkan tangan secara teratur dan hindari menyentuh mata, mulut, dan hidung juga menjadi opsi pencegahan.

    Selama saudara tidak terkena droplets (cairan tetesan batuk dan bersin) dari pasien yang menderita covid19 , anda tidak akan tertular.
    Untuk saat ini,disarankan untuk melakukan isolasi diri di rumah saja selama 14 hari ke depan. Jika dalam 14 hari ke depan muncul tanda gejala,maka segera menuju faskes terdekat untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut

    Terimakasih
    Semoga jawaban ini bisa membantu



  • Apakah saat ini diadakan tes di tiap perbatasan provinsi? Karena banyak tetangga yang mudik dari jakarta ke jatim


  • Relawan

    Halo @cholis terima kasih atas pertanyaan Anda

    Saya izin untuk bantu menjawab.

    Test yang anda maksud ini rapid test ya?
    Jika iya, rapid test untuk provinsi Jawa Timur sudah disebarkan, pemerintah saat ini memfokuskan ke ODP, PDP, orang yang mempunyai kontak tinggi, orang yang mempunyai kontak rendah

    Sekarang dimulai dari Anda untuk tetap #dirumahaja dan dapat melakukan beberapa upaya seperti physical distancing, minum air putih 8 gelas perhari, makan makanan bergizi dan seimbang, cukup tidur 7-8 jam perhari, jangan panik dan hindari stress, olahraga ringan minimal 30 menit perhari, terapkan etika batuk dan bersin, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta perilaku hidup bersih dan sehat lainnya. Jika sakit dengan gejala ringan silakan isolasi mandiri di rumah. Jika sakit dengan gejala berat silakan kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat.

    Demikian semoga dapat membantu dan Anda sekeluarga diberikan kesehatan selalu.

    Deteksi dini covid-19 dapat melalui
    https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/

    Info lengkap kunjungi infocovid19.jatimprov.go.id



  • untuk cek lokasi yg terkena kasus, itu nomor WA nya berubah2 yaa ?


  • Relawan

    Halo @ming_ok1211 terima kasih atas pertanyaan Anda

    Saya izin untuk bantu menjawab.

    Bisa berubah-ubah karena dari pihak terkait mempunyai beberapa nomor 🙂

    Harap berhati hati dengan beredarnya kabar hoax.

    Sekarang dimulai dari Anda untuk tetap #dirumahaja dan dapat melakukan beberapa upaya seperti physical distancing, minum air putih 8 gelas perhari, makan makanan bergizi dan seimbang, cukup tidur 7-8 jam perhari, jangan panik dan hindari stress, olahraga ringan minimal 30 menit perhari, terapkan etika batuk dan bersin, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta perilaku hidup bersih dan sehat lainnya. Jika sakit dengan gejala ringan silakan isolasi mandiri di rumah. Jika sakit dengan gejala berat silakan kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat.

    Demikian semoga dapat membantu dan Anda sekeluarga diberikan kesehatan selalu.

    Deteksi dini covid-19 dapat melalui
    https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/

    Info lengkap kunjungi infocovid19.jatimprov.go.id



  • Saya izin bertanya,
    Sejak adanya kasus pertama di Indonesia tanggal 2 Maret, mulai banyak anjuran untuk di rumah aja untuk seluruh masyarakat khususnya yang di zona merah. Berawal dari DKI Jakarta. Sekarang sudah menyebar hampir keseluruh provinsi di Indonesia. Pertanyaan saya, kok bisa belum ada indikasi penurunan jumlah pasien dan semakin bertambah jumlahnya? Yang saya tau, #dirumahaja adalah cara untuk mengurangi jumlah yang tertular, sehingga rumah sakit bisa mengatasi sejumlah orang yang sakit karena tidak melebihi kapasitas fasilitas yang dimiliki rumah sakit tapi faktanya jumlahnya terus bertambah dan menyebar. Apa sebenernya masalah yang dihadapi Indonesia untuk mengatasi COVID-19 ini? Karena gerakan #dirumahaja tampaknya gak bekerja secara maksimal.



  • izin bertanya.
    saya kan punya riwayat alergi dan bisa sesak nafas, saya juga punya riwayat tipus dan asam lambung.
    skrg saya mengalami yg namanya sesak nafas, agak demam tapi g tinggi karena ketika di cek suhu selalu lolos, nyeri sendi, badan lelah padahal tidak melakukan aktivitas berat, dan tenggorokan sakit, saya bingung antara riwayat penyakit saya kumat atau bagaimana mohon pencerahannya...
    sebaiknya apa yg saya lakukan, terimaksih



  • @RelawanRiris untuk whatsapp nya kok sdh tidak bisa lagi yaa di buka link nya



  • Dear @ime

    Mohon ijin menjawab
    Terimakasih atas pertanyaannya

    Apabila saudara memiliki alergi, asam lambung hingga tipes bisa jadi saat ini saudara mengalami gejala yang menjurus salah satu riwayat penyakit saudara.

    Kami sarankan saat ini saudara untuk tetap #dirumahsaja dan tetap menerapkan Perilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS) seperti cuci tangan, etika batuk dan gunakan masker ketika sakit karena saat ini imun saudara sedang turun.
    Saudara harus tingkatkan asupan gizi dan tingkatkan imun. Jangan makan makanan yang asam, berminyak, pedas dan bersoda

    Apabila saudara takut tentang gejala COVID-19 saudara dapat melakukan screening online di
    http://checkupcovid19.jatimprov.go.id/
    Dan update informasi tentang COVID-19 di http://infocovid19.jatimprov.go.id/#

    Semoga membantu
    Terima kasih



  • Halo kak @Bintang-Menara
    Sebelumnya saya mohon izin untuk menjawab ya.
    Memang benar, untuk kasus covid-19 di Indonesia ini angkanya selalu meningkat secara signifikan. Selain dari faktor penularan virus yang sangat cepat juga dari masyarakat sendiri yang masih “bandel” dan bahkan “abai” dengan anjuran pemerintah. Tidak sedikit loh wilayah yang masyarakatnya masih enggan untuk mengikuti anjuran “physical distancing” dengan berbagai alasan. Sebenarnya virus ini tidak berpindah-pindah dengan cepat secara sendirinya jika tidak ada orang yang membawanya kemana-mana. Semakin banyak kontak/interaksi antara masyarakat maka akan semakin tinggi risiko penularan serta penyebaran virus covid-19. Orang yang terinfeksi belum tentu bergejala, hal ini yang masih disepelekan di lingkungan masyarakat sehingga angka kejadiannya masih akan terus bertambah jika tidak ada rasa disiplin dari masyarakat itu sendiri. Pada kenyataan di lapangan memang tidak semua masyarakat bisa menerima keadaan #dirumahaja atau “work from home”. Tetapi setidaknya jika mereka meminimalkan kegiatan keluar rumah yang mengharuskan berinteraksi dengan orang lain tentu saja akan berpengaruh besar terhadap penghentian rantai penularan dan penyebaran virus ini. Jadi pastikan selama anda dan keluarga serta orang disekeliling anda masih mampu untuk melakukan kegiatan dari rumah, tolong dihimbau terus ya untuk tidak keluar rumah dan berinteraksi dengan orang jika tidak sangat perlu atau mendesak sekali. Semoga jawaban ini membantu. Salam sehat!🌹



  • Dear @Bintang-Menara

    Mohon ijin menjawab
    Terimakasih atas pertanyaannya
    Memang virus ini menyebar di seluruh Indonesia sejak 2 Maret 2020 dan terus bertambah
    Hal ini disebabkan oleh beberapa hal

    1. Masih belum ada obat yang dapat membunuh virus ini
    2. Persebaran virus ini sangat cepat karena cara penularannya melalui droplet yang tidak terlihat
    3. Masih banyak warga Indonesia melakukan mobilisasi/transmisi dari antar kota/pulau/negara
    4. Masih banyak karyawan perusahaan yang masih memperkerjakan karyawannya
    5. Masih banyak penduduk yang masih suka berkumpul atau mengadakan acara yang menimbulkan kerumunan orang
    6. Terbatasnya alat cek COVID-19 sehingga belum bisa mengecek seluruh warga Indonesia

    Semoga kita semua dilindungi dari COVID-19
    Semoga membantu
    Terima kasih



  • maaf, mau tny kalo pesan makanan online via grabfood apakah aman ?



  • Dear @HLM193642

    Mohon ijin menjawab
    Sebenarnya untuk makanan gofood tidak bisa memastikan aman atau tidak.
    Namun apabila memang terpaksa akan gofood alangkah lebih baik saat sampai rumah segera pindahkan makanan ke piring dirumah.
    Kemudia sebelum makan jangan lupa berdoa, pakai alat makan dirumah dan jangan lupa cuci tangan

    Semoga kita semua terhindar dari COVID-19
    Semoga membantu
    Terima kasih



  • klo saya yg tidak kerasa apa2, bisa tidak ikut test dan dimana saya bisa tes nya ?


Log in to reply
 



Pengguna Online: