Saya punyak riwayat sesak nafas



  • Saya punyak riwayat sesak nafas tapi dari dulu kadang kambuh gak keseringan, nah sekarang saya keseringan kambuh dan batuk2 tiap hari dan malam kadang2 enakan nanti kmbuh ge, sedangkan saya tidak prnh bepergian ke luar kota atau berinteraksi dengan orang2 dari zona merah, dan alhamdulillah di tempat saya zona hijau! Tapi saya kwatir takut terinfeksi covid meskipun di sekitar saya aman2 aja


  • Relawan

    Selamat malam @MellyApriyanti

    Mohon isolasi diri dulu selama 14 hari kedepan. Jika dalam 2-4 hari dalam kurun waktu 14 hari tersebut terdapat batuk kering, nyeri tenggorokan, demam, dan sesak nafas segeralah memeriksakan ke faskes terdekat (puskesmas). Jika tidak ada gejala covid19, kemungkinan hanyalah batuk dan sesak biasa.

    Semoga bermamfaat. Salam sehat


  • Relawan

    Halo @MellyApriyanti

    Gejala COVID-19 sampai saat ini tidak spesifik dan dapat bervariasi. Demam lebih dari
    100.4F, batuk (terutama batuk kering), atau sesak napas adalah gejala yang sering ditemui.
    Seperti infeksi virus lainnya, gejala nyeri otot atau badan pegal-pegal, ganguan makan
    (anoreksia), lemas, dan sakit kepala umum ditemui. Gejala lain seperti diare, hidung meler,
    juga dapat ditemui. Jika ada riwayatbepergian ke tempat dengan kasus COVID-19atau
    kontak dengan seseorangyang COVID-19positif atau dicurigai memiliki COVID-19, maka
    risiko menjadi lebih tinggi.

    Jika anda dirasa sudah pernah kontak langsung silahkan cek di https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/

    Jangan terlalu panik tetap budayakan cuci tangan 6langkah dengan sabun dibawah air mengalir, dan selalu terapkan physical distancing atau jaga jarak, jangan lupa untuk cukupi nutrisi dengan gizi yang baik

    Semoga membantu

    Dara Safira Mellyana A.P
    Mahasiswa Keperawatan



  • Terimakasih atas tanggapan N solusinya, sekarangpun saya ge bersin2 terus2an dan kadang badan nyilu2, batuk sesak! Kemaren sempat cek suhu normal


  • Relawan

    Dear @MellyApriyanti
    Terimakasih atas pertanyaannya. Izinkan saya membantu menjawab

    Beberapa studi mengatakan bahwa jika seseorang diduga terinfeksi COVID-19, maka akan mengalami gejala klinis seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas yang muncul setelah 2 hari, atau selama 14 hari setelah terpapar virus.

    Orang yang terinfeksi COVID-19 dan influenza akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Walaupun gejalanya sama, tapi penyebab virusnya berbeda-beda, sehingga kita sulit mengidentifikasi masing-masing penyakit tersebut. Pemeriksaan medis yang akurat disertai rujukan pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan untuk mengonfirmasi apakah seseorang terinfeksi COVID-19. Bagi setiap orang yang menderita demam, batuk, dan sulit bernapas sangat direkomendasikan untuk segera mencari pengobatan, dan memberitahukan petugas kesehatan jika mereka telah melakukan perjalanan dari wilayah terjangkit dalam 14 hari sebelum muncul gejala, atau jika mereka telah melakukan kontak erat dengan seseorang yang sedang menderita gejala infeksi saluran pernafasan

    Dari keluhan yang anda sampaikan saat ini, tidak menunjukkan gejala covid19. Apabila sesak nafas dan batuk tidak berangsur membaik segera hubungi dokter. Kunjungi link ini https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/ untuk mengetahui kondisi saudara lebih lanjut.

    Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya virus ini adalah:
    1.Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas / kekebalan tubuh meningkat.
    2.Mencuci tangan secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol.
    3.Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).
    4.Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.
    5.Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah). Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita.
    6.Gunakan masker penutup mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.
    7.Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cucilah tangan Anda.
    8.Menunda perjalanan ke daerah/ negara dimana virus ini ditemukan.
    9.Hindari bepergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat, terutama jika Anda merasa demam, batuk, dan sulit bernapas. Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka. Sampaikan pada petugas jika dalam 14 hari sebelumnya Anda pernah melakukan perjalanan terutama ke negara terjangkit, atau pernah kontak erat dengan orang yang memiliki gejala yang sama. Ikuti arahan dari petugas kesehatan setempat.
    10.Selalu pantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat. Ikuti arahan dan informasi dari petugas kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. Informasi dari sumber yang tepat dapat membantu Anda melindungi dari Anda dari penularan dan penyebaran penyakit ini.

    Terimakasih
    Semoga jawaban ini bisa membantu



  • Saran saya sih ke yankes terdekat, dengan memakai masker dan jaga jarak aman. Atau cari pendapat medis. Agar bisa diobati. Dan ikuti petunjuk dokter. Besar kemungkinan bukan corona.
    Semoga lekas sembuh


Log in to reply
 



Pengguna Online: