Tanya gejala , sulit bernafas setelah batuk



  • Selamat malam
    Sebelum nya saya mengalami batuk berdahak , kemudian sekitar satu Minggu kemudian menjadi batuk kering , kadang terjadi batuk kering tengah malam , setelah batuk kadang muntah kadang tidak . Tetapi setelah itu nafas saya terhenti seperti terhalang sampai sangat sulit bernafas. Namun badan saya tidak demam ataupun lemas . Terimakasih


  • Relawan

    Dear @gus
    Terimakasih atas pertanyaannya. Izinkan saya membantu menjawab

    Beberapa studi mengatakan bahwa jika seseorang diduga terinfeksi COVID-19, maka akan mengalami gejala klinis seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas yang muncul setelah 2 hari, atau selama 14 hari setelah terpapar virus.

    Orang yang terinfeksi COVID-19 dan influenza akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Walaupun gejalanya sama, tapi penyebab virusnya berbeda-beda, sehingga kita sulit mengidentifikasi masing-masing penyakit tersebut. Pemeriksaan medis yang akurat disertai rujukan pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan untuk mengonfirmasi apakah seseorang terinfeksi COVID-19. Bagi setiap orang yang menderita demam, batuk, dan sulit bernapas sangat direkomendasikan untuk segera mencari pengobatan, dan memberitahukan petugas kesehatan jika mereka telah melakukan perjalanan dari wilayah terjangkit dalam 14 hari sebelum muncul gejala, atau jika mereka telah melakukan kontak erat dengan seseorang yang sedang menderita gejala infeksi saluran pernafasan

    Dari keluhan yang anda sampaikan saat ini, tidak menunjukkan gejala covid19. Apabila batuk tidak berangsur membaik dan timbul sesak nafas segera hubungi dokter. Kunjungi link ini https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/ untuk mengetahui kondisi saudara lebih lanjut.

    Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya virus ini adalah:
    1.Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas / kekebalan tubuh meningkat.
    2.Mencuci tangan secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol.
    3.Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).
    4.Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.
    5.Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah). Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita.
    6.Gunakan masker penutup mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.
    7.Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cucilah tangan Anda.
    8.Menunda perjalanan ke daerah/ negara dimana virus ini ditemukan.
    9.Hindari bepergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat, terutama jika Anda merasa demam, batuk, dan sulit bernapas. Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka. Sampaikan pada petugas jika dalam 14 hari sebelumnya Anda pernah melakukan perjalanan terutama ke negara terjangkit, atau pernah kontak erat dengan orang yang memiliki gejala yang sama. Ikuti arahan dari petugas kesehatan setempat.
    10.Selalu pantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat. Ikuti arahan dan informasi dari petugas kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. Informasi dari sumber yang tepat dapat membantu Anda melindungi dari Anda dari penularan dan penyebaran penyakit ini.

    Terimakasih
    Semoga jawaban ini bisa membantu


  • Relawan

    halo @gus terima kasih atas pertanyaannya
    sedikit menambahkan, jika kesulitan bernafas ini sudah mengarah pada sesak nafas pada dada dan semakin berat/parah, saran kami segera datangi fasilitas kesehatan yang terdekat guna memperoleh penanganan yang tepat

    semoga menjawab
    terima kasih


Log in to reply
 



Pengguna Online: