Batuk kering, dada sakit saat bernafas



  • Halo, saya mau bertanya.
    Kadang-kadang saya mengalami batuk kering, kadang disertai hidung tersumbat. Baru saja ayah saya teriak minta tolong karena dada sakit saat bernafas. Kami berdua tidak ada yang mengalami demam, tidak ada riwayat bepergian, selama ini sudah melakukan social distancing, hanya saja saya beberapa kali pergi ke pasar (di Bulan April ini, pada tanggal 2 dan 8 saya pergi ke pasar, Bulan Maret saya tidak ingat tanggalnya. Saya memakai masker, pulang langsung cuci tangan dan mandi). Apakah kami mengalami gejala covid? Saya masih kurang paham dengan penderita covid tanpa gejala atau gejala minim. Bagaimana jika kami ingin melakukan tes covid? Berapa biayanya dan di RS mana? Mohon infonya.
    Terimakasih


  • Relawan

    Halo @devi

    Izinkan saya membantu menjawab pertanyaan saudara.

    Jika seseorang diduga terinfeksi COVID-19, maka akan mengalami gejala klinis seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas yang muncul setelah 2 hari, atau selama 14 hari setelah terpapar virus.

    Laman Centers for Diseases Control and Prevention menuliskan, gejala-gejala ini dapat muncul 2-14 hari setelah paparan. Namun, pada beberapa kasus, orang yang terinfeksi COVID-19 bahkan tidak menunjukkan gejala sama sekali.

    Dilansir dari laman World Economic Forum, sebanyak 6 dari 10 orang yang terinfeksi coronavirus mungkin tidak menyadari bahwa mereka memiliki penyakit ini, menurut sejumlah makalah yang mempelajari wabah tersebut.

    Orang tanpa gejala tersebut tetap dapat menjadi carrier yang membawa virus itu dan berpotensi menyebarkan ke orang lain walau virus dalam masa inkubasi. Anak muda dengan imun bagus tak menunjukkan gejala namun bisa menularkan

    Juru bicara penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyatakan bahwa, tak hanya kelompok usia lanjut maupun mereka yang memiliki penyakit penyerta saja yang berpotensi terjangkit, kelompok usia muda dengan imunitas yang bagus pun juga rawan tertular, bahkan gejalanya sangat minim, sebagaimana dilansir dari laman Kemenkes RI.

    Tanpa gejala inilah yang menjadi salah satu faktor penyebaran yang semakin cepat. Pasalnya yang bersangkutan tidak menyadari telah terjangkit COVID-19 dan tidak melakukan isolasi mandiri dirumah.

    Terutama pada kelompok umur yang masih muda sering kali karena kondisi fisiknya, kondisi imunitasnya jauh lebih baik maka tidak memperhatikan menjaga jarak sehingga dia membawa virus ini tanpa gejala dan kemudian menularkan kepada keluarganya dan kita tahu di antara keluarga kita mungkin ada yang rentan.

    Pada gejala Covid-19 ini terlihat mirip dengan flu maupun pilek biasa. Sehingga untuk mendiagnosisnya, diperlukan keterangan riwayat bepergian atau kontak dengan orang yang berasal dari wilayah paparan virus. Tidak hanya itu, tes laboratorium berupa spesimen juga dibutuhkan.

    Apabila saudara baru saja kontak langsung dengan suspek, ODP ataupun PDP Covid-19, atau baru saja berpergian dari zona merah, dan saudara merasa takut mungkin terpapar dengan Covid-19, saya sarankan saudara untuk mengunjungi link ini https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/ untuk mengetahui kondisi saudara lebih lanjut.

    Dari keluhan yang anda sampaikan saat ini, tidak menunjukkan gejala covid19. Apabila batuk tidak berangsur membaik dan timbul sesak nafas segera hubungi dokter.

    #stayathome sementara waktu (kurangi berpergian keluar jika kalau tidak perlu), isokasi diri dirumah selama 14 hari, pakai masker jika harus keluar rumah, hindari kerumunan, dan tetap jaga kebersihan. Selain itu terapkan social distancing.
     Semoga jawaban ini bisa membantu.


Log in to reply
 



Pengguna Online: