Apa termasuk ODP ?



  • A berkunjung ke B, seminggu kemudian B positif covid19, C adalah teman sekantor A, bagaimana status A dan C ? Dan tindakan apa yang harus dilakukan A dan C dalam lingkungan keluarga ?


  • Relawan

    Halo @samsulhadi terima kasih atas pertanyaan Anda

    Saya izin untuk bantu menjawab.
    Kami sarankan anda untuk isolasi mandiri selama 14 hari dan melapor ke RT/RW/Faskes terdekat ya ,Sekarang dimulai dari Anda untuk tetap #dirumahaja dan dapat melakukan beberapa upaya seperti physical distancing, minum air putih 8 gelas perhari, makan makanan bergizi dan seimbang, cukup tidur 7-8 jam perhari, jangan panik dan hindari stress, olahraga ringan minimal 30 menit perhari, terapkan etika batuk dan bersin, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta perilaku hidup bersih dan sehat lainnya. Jika sakit dengan gejala ringan silakan isolasi mandiri di rumah. Jika sakit dengan gejala berat silakan kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat.

    Demikian semoga dapat membantu dan Anda sekeluarga diberikan kesehatan selalu.

    Deteksi dini covid-19 dapat melalui
    https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/

    Info lengkap kunjungi infocovid19.jatimprov.go.id



  • @RelawanRiris tolong dijawab yang sesuai pertanyaan....gak digebyah uyah ngunu


  • Relawan

    Halo @samsulhadi
    Izinkan saya membantu menjawab pertanyaan saudara.

    Dilansir dari kompas.com terdapat beberapa tingkatan status sebelum akhirnya seorang dinyatakan positif Covid-19. Diantaranya yakni:
    Pasien dalam pengawasan (PDP) dikriteriakan sesuai gejalanya, seperti demam, batuk, sesak nafas, sakit tenggorokan. Atau dari hasil observasi ada saluran nafas bawah yang terganggu serta terjadi kontak erat dengan penderita positif atau dari yang terjangkit.
    Orang Dalam Pemantauan (ODP) merupakan orang yang memiliki gejala demam ringan seperti batuk, sakit tenggorokan dengan riwayat dari area transmisi lokal. dan/atau orang yang tidak menunjukkan gejala tetapi melakukan kontak erat dengan orang diduga positif corona sehingga harus dilakukan pemantauan.

    Dari pernyataan saudara. Yang perlu di perjelas bawasannya apakah si A mengalami gejala seperti yang disebutkan diatas ataukah tidak? Apabila ya, apakah ringan atau sampai sesak nafas?

    Semoga membantu.


  • Relawan

    Halo @samsulhadi
    Mohon izin membantu menjawab

    Utk penentuan status dr orang yg memiliki riwayat kontak spt A dan C itu dilakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, misalnya Puskesmas/RS/Klinik, berdasarkan kondisi kesehatan A dan C beserta derajat keparahannya.
    Utk tindakan yg harus dilakukan A dan C apabila dirasa sesuai dg gejala Covid-19 dan semakin parah bisa segera berkonsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Apabila gangguan kesehatan dirasa masih ringan dapat melakulan isolasi mandiri terlebih dahulu di rumah dg menerapkan physical distancing juga thd anggota keluarga, PHBS, menerapkan etika batuk, dsb.

    Terima kasih, semoga membantu.



  • @samsulhadi
    Gak penting mas status odp, pdp, odr, otg.

    yang penting bagi semua orang
    dirumah saja.
    Kalau A dan C mengalami gejala kurang enak badan, seperti mau flu, termasuk sesak napas, segera isolasi mandiri;

    1. Kalau bisa di ruangan terpisah dgn anggota keluarga lain, selalu jaga jarak aman >1, 8 meter.
    2. Selalu pakai masker. Selalu gunakan etika bersin batuk yg benar.
    3. Jangan berbagi alat makan, minum, sikat gigi, handuk dll.
    4. Gunakan Pola hidup bersih sehat. ( ruangan selalu dibersihkan, jaga pola makan berimbang, banyak minum air putih.)
    5. Kalau perlu gunakan suplemen vitamin.
    6. Rajin cuci tangan dengan sabun.
      dan seterusnya.
    7. Kalau gejala sakit makin memburuk baru ke yankes. Jangan lupa tetep pakai masker.

    Catatan A dan C belum tentu sakit covid-19

    Semoga membantu
    Stay save, stay healthy.



  • @fajrss terima kasih jawabannya yg baik, dengan mengetahui status dan penjelasan bisa mengambil tindakan yg sesuai


Log in to reply
 



Pengguna Online: