Kerumunan Masa dari Layanan Publik Pengurusan SIM



  • Sudah 2 hari ini di daerah perumahan Randuagung Gresik ada kantor layanan publik Satlantas yang berada di sekitar lingkungan perumahan penduduk padat, lebih banyak orang2 yang sudah lanjut usia di daerah tersebut.
    Hal ini sangat menganggu warga sekitar di daerah perumahan, sudah di laporkan ke pusat call center 112 Gresik masih belum ada tindakan apapun, di tambah lagi banyaknya pedagang2 kaki lima yang ada di sekitarnya.
    Dengan kondisi Covid-19 yang semakin tinggi alangkah baiknya jika layanan ini di Hold dulu demi kepentingan semua masyarakat.

    Mohon dengan amat sangat kepada pihak yang berwajib untuk dapat mempertimbangkan solusi yang terbaik buat semua nya.

    Bukankah kita semua memiliki hak yang sama untuk mendapatkan jaminan kesehatan.


  • Relawan

    @filia Laporkan RT Setempat Mbak,Kalau Nggak Ada Respon Ke Rw Atau Dinas Kesehatan



  • Dear @filia

    Mohon ijin menjawab
    Terimakasih atas laporan yang saudara sampaikan
    Untuk sementara ini laporan saudara kami tampung dan akan menjadi catatan kami.

    Untuk saat ini, saudara bisa mengajak pak RT/RW/lurah untuk melakukan pelaporan agar tindak lanjut secara langsung oleh aparat negara setempat.
    Namun bila tetap tidak ada tindak lanjut, saudara bisa membuat pelaporan esok hari di kantor polisi setempat agar dapat dilakukan evaluasi.

    Semoga membantu
    Terima kasih



  • Melihat situasi terakhir hingga saat ini tgl 11 April 2020, masih saja tetap ramai yg lg ngurus di satlantas ini. Keramaian ini makin ramai dan sampai duduk duduk di teras rumah, dr pihak RT/RW/Kelurahan msh belum ada tanggapan.

    Seharus nya tempat publik satlantas ini lebih baik di tutup sementara, melihat wabah ini makin tinggi di Gresik ato Jatim.

    Mohon bantuan dan keseriusan dalam menangani wabah ini.

    Terima kasih



  • Kak mau tanya, dipetemon kan makin nambah untuk odp, pdp, dan positifnya. Karena kebanyakan orang orang dipetemon juga belum pakai masker jika keluar, dan masih sering berkumpul di warung-warung. Itu sangat mengganggu kenyamanan warga yang lainnya dan menambah kepanikan. Bagaimana kak? Sistem sosial distancing di petemon belum diterapkan.


  • Relawan

    Halo sahabat sehat @putri-ameliu , membantu menjawab

    Sangat disayangkan sebenarnya pada kondisi seperti ini masih banyak orang yang kurang disiplin. Sebuah tantangan tersendiri untuk mengajak orang secara sadar melakukan langkah pencegahan. Bisa jadi kurang pengetahuan menjadi sebab hal tersebut. Hal-hal kecil mungkin bisa menjadi jalan untuk memulai perubahan misalnya mulai dari keluarga biasakan keluarga untuk memakai masker, kemudian ajak tetangga tetangga terdekat, kasih tau ke masyarakat tentang pentingnya memakai masker dan melakukan upaya pencegahan lain (seperti cuci tangan pakai sabun, social distancing) untuk mengurangi resiko penularan berantai covid 19, beri tahu bahaya infeksi covid 19 manfaatkan peran ibu dan bapak untuk mengajak sesama. Bisa juga meminta bantuan orang yang memiliki kuasa atau disenggani (misal ketua RT, RW, Ustadz, Tetua kampung) untuk mengajak masyarakat dan membuat aturan di wilayah Patemon.

    Semoga membantu



  • Masih banyak warkop dan rumah makan didaerah kupang jaya surabaya serta pradah kendal surabaya masih belum menerapkan physical distancing untuk mohon ditertibkan, mohon juga pemberian penertiban kesadaran penggunaan masker daerah simomulyo baru apalagi daerah pasar serta masjid pada jumatan sehingga menimbulkan kerumunan cukup besar. Semoga ada tindak lanjut biar zero pdp sama odp daerah simomulyo baru surabaya sekitar sampai sukomanunggal surabaya


  • Relawan

    Halo @prutrasama1

    Jika ada kerumunan warga silakan lapor ke satpol PP, polisi setempat, atau polri 110 ya.

    Kewajiban memakai masker adalah apabila beraktivitas di luar rumah. Maka saya sarankan Anda untuk tidak keluar rumah agar tidak perlu menggunakan masker.


Log in to reply
 



Pengguna Online: