PAKET BARANG HARUS DI STERILISASI?



  • PAKET BARANG HARUS DI STERILISASI?


  • Relawan

    Halo @M-Zainal-Arifin terima kasih atas pertanyaannya
    sebelumnya disterilisasi yang dimaksud disini bagaimana ya? apakah sebelum mengirim? apakah setelah sampai ditujuan? apakah sesaat setelah sampai di agen pengiriman? apakah sebelum disentuh oleh tangan penerima? atau bagaimana?
    sederhananya penerimaan paket dari kurir dapat dilakukan tanpa saling kontak satu dengan lain dengan cara, kurir menaruh paket barang lalu setelah kurir pergi penerima dapat mengambilnya. hal ini ditujukan agar tidak ada kontak yang terjadi antara penerima dan kurir pengantar. pengiriman paket yang telah sampai di tempat tujuan dapat segera dibuka dan bungkusnya dibuang, setelah itu lakukan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir


    Perlu diketahui bahwa gejala COVID-19 adalah DEMAM DIATAS 38 DERAJAT CELCIUS, SESAK NAFAS, BATUK KERING DAN PILEK/FLU.
    Maka dari itu WHO dan Kemenkes RI menyarankan :

    1. Hindari kontak langsung seperti bersalaman dan cium pipi
    2. Jaga jarak 1 meter atau lebih dengan orang lain
    3. Sering-sering mencuci tangan
    4. Jika merasa tidak sehat, istirahat yang cukup dan tinggal di rumah (isolasi mandiri)
    5. Gunakan masker jika demam dan batuk serta menutup hidung dan mulut dengan tissue/lengan siku dalam saat batuk/bersin
    6. Kunjungi fasilitas kesehatan jika mengalami kesulitan bernafas
    7. Batasi menggunakan transportasi massal kecuali mendesak
    8. Ikuti panduan resmi dan informasi terkini

    Semoga menjawab pertanyaan
    Terima kasih

    Ttd
    Relawan COVID-19


  • Relawan

    Halo @M-Zainal-Arifin
    Izinkan saya membantu menjawab pertanyaan saudara.

    Dilansir dariLiputan6.com, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Wiendra Waworuntu menanggapi dan menjelaskan bahwa Virus Corona menular dengan kontak langsung antar manusia, virus tersebut akan mati jika terkena panas, WHO pun belum membenarkan penularan Virus Corona lewat barang.

    Selanjutnya dalam artikel yang dimuat situsjabar.idntimes.com Wakil Ketua Tim Infeksi Khusus Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Anggraini Alam mengatakan, berdasarkan sejumlah literasi dana artikel yang diterbitkan di Tiongkok, virus itu baru bisa menyebar lewat udara khusus melalui percikan air liur. Namun, virus tersebut akan mati dalam kurun waktu 24 jam jika berada di luar tubuh manusia.

    Namun, menurut Rachel Graham, seorang ahli epidemiologi di University of North Carolina, jika kamu ingin ekstra hati-hati, kamu dapat membersihkan paket yang baru diterima.

    Ada bukti virus corona dapat hidup di permukaan tertentu selama berhari-hari, tetapi itu tidak berarti anda akan mendapatkan Covid-19.

    Ada juga beberapa bukti yang menunjukkan, bahwa coronavirus dapat hidup di permukaan, tetapi jumlah mereka bisa bertahan hidup juga tergantung pada bahan permukaan.

    Sebuah studi baru dari National Institutes of Health menemukan, virus corona dapat bertahan hingga tiga hari pada plastik dan baja, dan 24 jam di atas kertas karton.

    Studi 1 Maret di Journal of Hospital Infection menemukan, bahwa virus corona dapat bertahan hingga empat hari pada kayu dan kaca, serta hingga lima hari pada logam, plastik, dan keramik pada suhu 20 derajat Celsius.

    Periode waktu ini dapat dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban, dan sifat permukaan yang berpori seperti kardus, uang kertas, dan kain.

    Selain itu, kondisi pengiriman mempersulit virus corona untuk bertahan hidup.

    Sebagai langkah pencegahan, anda dapat membersihkan paket atau barang yang anda beli sebelum digunakan. Jangan lupa sering-sering mencuci tangan anda dengan sabun dan air mengalir.

    Semoga membantu.


Log in to reply
 



Pengguna Online: