Gejala covid19



  • Tiap hari saya sering bersin2 terus menerus, kadang badan saya anget atau rada meriang. Itu hmpir setiap hri.


  • Relawan

    Halo @pipit-budi

    Sesuai protokol kesehatan penanganan covid 19, jika Anda merasa tidak sehat dengan kriteria:
    a. Demam 38 derajat Celcius, dan
    b. Batuk/pilek
    istirahatlah yang cukup di rumah dan bila perlu minum Bila keluhan berlanjut, atau
    disertai dengan kesulitan bernafas (sesak atau nafas cepat), segera berobat ke
    fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes)
    Pada saat berobat ke fasyankes, Anda harus lakukan tindakan berikut:
    a. Gunakan masker
    b. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan
    cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau punggung lengan
    c. Usahakan tidak menggunakan transportasi massal

    Atau jika anda ragu silahkan isi dengan yang sebenarnya di https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/

    Usahakan jangan terlalu panik :
    Batasi social media, sebelum meneruskan informasi dari social media, lakukan
    konfirmasi melalui sumber berita terpercaya seperti dari CDC dan WHO, jangan
    menyebarkan hoax! berikut adalah situs resmi untuk COVID-19 di Indonesia:

    Nasional https://www.covid19.go.id/
    Jawa barat https://pikobar.jabarprov.go.id/
    DKI Jakarta https://corona.jakarta.go.id/
    DIY https://corona.jogjaprov.go.id/
    Jawa Tengah https://corona.jatengprov.go.id/

    :Jangan menjadi sedenter (non-aktif) dengan hanya menonton TV atau berbaring di
    kasur. Bermain dengan anak, bermain board-game, bertanam, melukis dsb dapat
    dilakukan.
    : Istirahat yang cukup, makan dan minum dengan jumlah gizi dan kalori seimbang.
    Idealnya tidur selama 7-9 jam, namun tentu tidak semua orang dapat tidur selama ini
    dikarenakan berbagai faktor. Yang lebih utama adalah kualitas tidur dibanding lama
    tidur. Tidur juga membantu menjaga sistem kekebalan tubuh kita. Seiring
    bertambahnya usia, akan semakin sulit untuk tidur. Pertama, cari tahu apa penyebab
    sulit tidur. Kemudian coba lakukan sleep hygiene, yaitu hanya menggunakan kasur
    untuk tidur, bukan untuk bekerja. Jangan olahraga tepat sebelum tidur, karena akan
    meningkatkan adrenalin hingga sulit tidur. Hindari kopi dan teh yang mengandung
    kafein menjelang tidur. Hindari kebiasaan minum alkohol (bagi yang minum)
    menjelang tidur. Hindari makanan yang merangsang lambung, seperti makanan
    pedas dan bersantan, saat makan malam.
    : Jaga kebersihan diri, dengan tetap mandi, gosok gigi, cuci muka.
    : Jaga komunikasi dengan orang terdekat melalui telpon atau video call. Social
    distancing bukan berarti memutus hubungan.
    : Keluar rumah sesaat untuk mencari udara segar dengan menjaga social distancing
    dapat dilakukan.
    Semoga membantu

    Dara Safira Mellyana A.P
    Mahasiswa Keperawatan



  • Mau tanya saya tidak demam, tdk pilek. Tp tenggorokan sy sakit n kdng2 batuk. Q minum vitamin n obat sakit tenggorokan sembuh tp ntr beberp hr sakit lg. Gt trs slm 2 mgg an. Apa sy ini tidak apa2


  • Relawan

    Halo @like terima kasih atas pertanyaannya
    ditinjau dari segi gejala, yang perlu dilakukan adalah tetap karantina diri sendiri ya. selain itu untuk meredakan sakit tenggorokan, cobalah untuk istirahat cukup, konsumsi makanan bergizi, minum vitamin dan kurangi aktivitas berlebih. besar harapan kita dengan melakukan hal tersebut maka apa yang dialami akan berkurang. tetap jaga kondisi prima dan jaga jarak dengan orang lain

    Perlu diketahui bahwa gejala COVID-19 adalah DEMAM DIATAS 38 DERAJAT CELCIUS, SESAK NAFAS, BATUK KERING DAN PILEK/FLU.
    Maka dari itu WHO dan Kemenkes RI menyarankan :

    Hindari kontak langsung seperti bersalaman dan cium pipi
    Jaga jarak 1 meter atau lebih dengan orang lain
    Sering-sering mencuci tangan
    Jika merasa tidak sehat, istirahat yang cukup dan tinggal di rumah (isolasi mandiri)
    Gunakan masker jika demam dan batuk serta menutup hidung dan mulut dengan tissue/lengan siku dalam saat batuk/bersin
    Kunjungi fasilitas kesehatan jika mengalami kesulitan bernafas
    Batasi menggunakan transportasi massal kecuali mendesak
    Ikuti panduan resmi dan informasi terkini
    Semoga menjawab pertanyaan
    Terima kasih

    Ttd
    Relawan COVID-19



  • katanya dengar hoax atau belum tabayun atau cek tolong di cek kan min admin fovid jatim di gedangan ada yang berbisik forum ibu-ibu. Mohon di update lagi kecamatan gedangan ada yang meninggal atau positif corona di desa keboan anom 1 orang dan keboan sikep 2 orang, terima kasih jazakallah.



  • min admin tolong dong diupdate juga nama, umur, alamat pasien yang positif corona apakah sudah sembuh negatif bahkan meninggal biar ibu tidak jadi ketakutan kena hoaxnya, terima kasih jazakallah


  • Relawan

    Halo @afri
    Izinkan saya membantu menjawab pertanyaan saudara.

    Identitas pasien merupakan rahasia yang harus dipegang teguh oleh tenaga kesehatan berdasarkan sumpah dan kode etiknya. Jadi tenaga kesehatan tidak diperkenankan membuka rahasia pasien dalam hal apapun kecuali diminta di pengadilan untuk kesaksian.

    Pada dasarnya, setiap pasien mempunyai hak mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya. Ini diatur dalam Pasal 32 huruf i Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit (“UU 44/2009”),

    Hak serupa juga diatur dalam Pasal 57 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Kesehatan (“UU Kesehatan”) dan Pasal 17 huruf h angka 2 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (“UU KIP”).

    Dilansir dari suara.com Ketua Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia, dr Mahesa Paranadipa, MH mengatakan bahwa data yang dapat disampaikan ke publik dalam kejadian wabah virus corona Covid-19 ini adalah jumlah pasien yang dirawat, jumlah pasien sembuh, dan jumlah pasien meninggal.

    Sehingga diperlukan kesadaran masyarakat itu sendiri untuk melakukan physical distancing. Jika mereka tidak bisa, maka mulailah dari diri Anda.

    Semoga membantu.


Log in to reply
 



Pengguna Online: