Tes covid-19



  • Bagaimana membedakan negatif setelah terinfeksi covid-19 dan negatif murni ( belum pernah terinfeksi covid-19)



  • Mohon maaf mau bertanya .. kalo misal ingin minta test covid apakah bisa?


  • Relawan

    Izin Menjawab @Maria24 Jikalau ingin melakukan test terkait Covid-19 harus dipastikan apakah ada tanda dan gejala yang relate dengan Covid-19, Bisa hubungi Fasyankes terdekat atau bisa langsung menghubungi rumah sakit rujukan Covid-19 agar bisa mendapatkan Test terkait covid-19

    Info lengkap https://infocovid19.jatimprov.go.id/
    Terimakasih



  • Saya sesak nafas dan berkeringat dingin. Apakah salah satu gejala ya ?


  • Relawan

    Dear @setiadi-siswanto
    Saya Relawan Dhana, Izinkan saya untuk menjawab.

    Ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi covid-19 yaitu demam, batuk dan sesak nafas. Jika merasa timbul gejala tersebut silahkan lakukan isolasi mandiri. upayakan melakukan physical distancing, rutin mencuci tangan, makan makanan yang bergizi, berolahraga dan istirahat yang cukup. Untuk melakukan deteksi dini covid-19 dapat melalui https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/ dan jika timbul gejala berat terkait covid-19 silahkan kunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat. Jangan lupa untuk selalu menggunakan masker.

    Demikian semoga jawaban saya dapat membantu. Terima Kasih.



  • @Relawan-sholah terimakasih kak , tp pada dasarnya kami tidak perna sedikitpun ada gejala .. kami juga tidak dr perjalanan jauh , kami sekeluarga tidak perna keluar . Tp karena ada peta pemyebaran covid didaerah perumahan kami , alhasil keluarga kami yg dituduh . Kami bingung mesti bagaimana ? Karena keadaannya kami terkesan menjadi pasien .



  • Says boleh minta data alamat pasien positif corona disekitar alamat saya jl tembok dukuh. Kelurahan tembok dukuh.. Kecamatan Bubutan. Surabaya kota


  • Relawan

    Halo @rezq membantu menjawab pertanyaan anda

    Alamat pasien termasuk data pribadi pasien, dan mohon maaf untuk data pribadi seperti nama, dan alamat tidak boleh disebarluaskan ke masyarakat umum karena merahasiakan data pribadi pasien termasuk kedalam kode etik kesehatan

    Semoga membantu


  • Relawan

    Halo @sugiapeh12

    Hal tersebut dapat dilihat melalui pemeriksaan lab ya.

    Nanti bisa dilihat antigennya. :)
    janganlupa untuk di rumah aja


  • Relawan

    Halo sahabat sehat @sugiapeh12 membantu menjawab pertanyaan anda

    status negatif (sembuh) setelah terinfeksi covid 19 dinyatakan setelah pasien positif melakukan tes PCR swab sebanyak minimal 2 kali sedangkan orang yang belum pernah terinfeksi covid 19 atau yang anda sebut sebagai status "negatif murni" adalah orang yang dinyatakan negatif ketika dilakukan tes PCR pertama (belum pernah di tes sebelumnya) yang termasuk golongan ini adalah ODR (orang Dalam Rsiko) OTG (orang Tanpa Gejala) ODP (orang dalam pengawasan) dan bahkan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang dinyatakan hasil tes PCR swab negatif virus covid 19

    Keterangan
    ODR dan OTG adalah orang sehat, tetapi semua orang memiliki resiko terinfeksi covid 19 sehingga disebut "Dalam Resiko"

    ODP
    adalah singkatan dari Orang Dalam Pemantauan. Seseorang yang mengalami demam (≥38⁰C) atau riwayat demam; atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk dan 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi local atau di area transmisi lokal di Indonesia.

    PDP
    adalah singkatan dari Pasien Dalam Pengawasan. Seseorang dengan demam (≥38⁰C), disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan seperti: batuk/ sesak nafas/ sakit tenggorokan/ pilek/ pneumonia ringan hingga berat dan 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat :

    1. Perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi local atau di area transmisi lokal di Indonesia atau
    2. Kontak dengan kasus konfirmasi atau probabel COVID-19

    Kasus Konfirmasi
    Seseorang terinfeksi COVID-19 dengan hasil pemeriksaan laboratorium positif.


  • Relawan

    @sugiapeh12
    Terimakasih atas pertanyaannya, untuk mengetahui maka kita harus melakukan tes yakni salah satunya rapid tes dan PCR Sebab

    Sekedar utk panduan :

    Jika
    PCR (+)
    Ig M (-)
    Ig G (-)
    Infeksi Baru mulai.
    Infeksi biasanya hari ke 1-7.

    Jika
    PCR (+)
    Ig M (+)
    Ig G (-)
    Berarti infeksi akut
    Lagi menuju puncak infeksi .
    Biasa nya hari ke 7-14.

    Jika
    PCR (+)
    Ig M (+)
    Ig G (+)
    Infeksi di puncak mulai menurun menuju sembuh
    Biasanya hari ke
    14-21.
    Makanya isolasi 2 minggu.

    Jika
    Pcr (+)
    Ig M (-)
    Ig G (+)
    Infeksi menuju sembuh
    Biasanya hari ke 21-28.

    Jika
    pcr (-)
    Ig M (-)
    Ig G (+)
    Berarti infeksi lebih dr 1 bln dan menjadi sembuh
    Tdk menular.
    Biasanya stl 1 bln terinfeksi.

    Semoga bermanfaat.

    (dari berbagai sumber)


  • Relawan

    @rezq Terimakasih atas pertanyannya, untuk saat ini anda bisa memantau daerah daerah terpapar covid dengan cara cek https://radarcovid19.jatimprov.go.id

    Waspada Covid-19!

    Lacak area penderita positif disekitar anda, aktifkan GPS HP atau location di laptop, nanti akan bisa terlihat titik merah positif Covid di sekitar kita.

    Tetap waspada dan jaga jarak, jangan lupa dirumah aja.



  • @Relawan-Nindya

    Terima kasih atas penjelasannya dan berikut kita coba kembali ke matematika SMP dulu, berikut kasusnya:

    Mariah berandai-andai dengan dimulai pada tanggal 1 Maret 2020 ada satu orang yang positif covid-19 di suatu wilayah berpenduduk 1 juta orang. Setiap orang dapat menularkan ke 2 orang lainnya bahkan bisa lebih, tetapi kita ambil paling kecil 2 saja.
    Maka akan muncul deret sbb: 1, 2, 4, 8, 16, 32, 64, 128, 256, 512 dst.
    Dengan demikian pada hari ke 20 jumlah orang yang tertular sudah mencapai 1 juta orang, yang merupakan jumlah penduduk wilayah tsb.
    Pada titik tsb penularan sudah berhenti dan nantinya tinggal fase penyembuhan. Pada hari ke 34 maka orang yang tertular pada hari ke 20 sudah sembuh. Artinya penduduk wilayah tsb sudah kebal semua dan sudah melakukan "HERD IMMUNITY" secara diam-diam atau kebetulan tidak tahu.
    Bilamana dilakukan sampling maka hasilnya akan negatif semua.
    Sekedar info orang Indonesia itu sakti, biarpun sudah terinfeksi tetapi tanpa merasakan gejala apapun sampai sembuh, seandainya ada gejalanyapun paling batuk batu kecil seperti flu biasa. Itulah OTG yang di Indonesia mencapai 80% jumlahnya.
    OTG dibilang berbahaya. Lha kalau yang ditulari juga OTG alias menthèlès waé, apa bahayanya?
    Apa gunanya PSBB, jaga jarak dan di rumah saja?
    "Lepas kandang" saja!

    Sekian terimakasih.



  • @Relawan-Nindya

    Terima kasih atas penjelasannya, namun masih ada yang kurang yaitu

    Jika
    pcr (-)
    Ig M (-)
    Ig G (+)
    Berarti infeksi lebih dr 1 bln dan menjadi sembuh
    Nah berapa lama status Ig G (+) bertahan?

    Kemudian tolong dijelaskan untuk kondisi yang seperti berikut:

    pcr (-)
    Ig M (+)
    Ig G (+)

    pcr (-)
    Ig M (+)
    Ig G (-)

    pcr (-)
    Ig M (-)
    Ig G (-)

    Sekian dulu
    Terima kasih



  • @sugiapeh12 Harusnya OTG2 ini dikasih gelang atau apa gitu. Biar kita tahu jika orang tersebut otg. Banyak kasus OTG2 ini masih berkeliaran bebas.



  • @farrizhaitami

    Coba kalau deret diteruskan sampai hari ke 28, mungkin saya dan anda termasuk didalamnya.
    Ada OTG yang sudah sembuh dan ada OTG yang masih aktif virusnya. Namun bagaimana kita mengenali OTG1 dan OTG2 laboratorium kita hanya 20 unit yang sanggup menganalisa sampel dengan jumlah 1000 per hari, sedangkan laju pertambahan infeksi yang sesungguhnya 200.000 perhari.
    Lain halnya dengan Amerika Serikat negara maju, kaya dan punya teknologi sehari mampu menganalisa ratusan ribu sampel. Adalah wajar tingkat infeksinya sangat besar. Jadi pengumuman yang dilakukan oleh Pak Ahmad Yurianto setiap hari bukanlah cerminan dari keadaan yang sebenarnya.



  • Apakah tenaga kesehatan di jatim berhak mendapat tes covid gratis ? Ya walau kami nda bekerja di rs rujukkan covid tp rs kami sdh ebberapa kali kedatangan PDP terima kasih


Log in to reply
 



Pengguna Online: