Gejala Covid-19 Pilek, Batuk seperti apa?



  • Selamat pagi
    Saya mau bertanya
    Saya sedang pilek dan batuk tanpa dahak tapi tidak merasakan sesak nafas, panas demam, penat dll. Apakah itu termasuk pada gejala covid-19? Dan apa bedanya pilek dan batuk biasa dengan pilek dan batuk gejala covid-19?


  • Relawan

    selamat pagi kholisin susanto,

    Izin menjawab,
    Sebelumnya kalau mau tahu apakah gejala anda covid19, harus mengetahui terlebih dahulu apakah ada kontak dgn pasien yg positif.
    Lalu jika ada, sebaikny di periksakan lgsg ke rs yg ditunjuk.
    Tapi kalau gejala tanpa kontak , dan hanya batuk dan pilek tidak disertai sesak nafas dan demam kemungkinan hanya flu biasa
    Sebaiknya juga tetap dirumah, dan jika dalam 14 hri tidak kunjung membaik, lalu gejala bertambah parah ( disertai demam dan sesak nafas) sebaikny lgsg diperiksakan.
    Dan selama dirumah, tetap menjaga kesehatan dengan makan yg bergizi, istirahat cukup, minum vitamin C dan obat batuk dan pilek.


  • Relawan

    Selamat Pagi, Salam Sehat Indonesia!
    dear @Kholisin-Susanto
    Pada umumnya, COVID-19 menyebabkan gejala ringan seperti pilek, sakit
    tenggorokan, batuk (batuk kering tidak berdahak, dan berulang), dan demam. Bagi beberapa orang, gejalanya bisa lebih parah, dan menimbulkan radang paruparu atau sulit bernapas.
    untuk informasi lebih lanjut bisa klik link berikut ya
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam


  • Relawan

    Halo @Kholisin-Susanto.
    Izinkan saya membantu menjawab pertanyaan saudara.

    Flu biasa umumnya, keluhan yang muncul datang dari hidung dan tenggorokan (saluran pernapasan atas). Gejala-gajalanya adalah sebagai berikut:
    Bersin-bersin
    Hidung tersumbat dan berair
    Sakit tenggorokan
    Sakit kepala ringan
    Batuk
    Demam (jarang)
    Gejala-gejala tersebut biasanya muncul 1–3 hari setelah terpapar virus dari orang lain yang sedang sakit.

    Sama seperti flu biasa, virus Corona juga menginfeksi saluran pernapasan. Oleh karena itu, orang yang menderita COVID-19 bisa mengalami gejala yang mirip dengan flu. Meski begitu, virus Corona yang sekarang sedang mewabah lebih sering menyebabkan keluhan pada saluran pernapasan bawah. Virus Corona bisa menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil atau menyusui serta bayi dan anak-anak.

    Ada 3 gejala utama yang dapat muncul pada COVID-19, yaitu:
    Demam tinggi
    Batuk
    Sesak napas

    Pasien juga bisa mengalami nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, diare, mual, dan muntah. Namun, gejala ini jarang terjadi dan tidak khas pada pasien COVID-19.Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan komplikasi yang serius, seperti sindrom gangguan pernapasan akut, pneumonia (infeksi paru) yang berat, edema paru, dan kegagalan fungsi organ-organ tubuh, misalnya ginjal.

    Meski demikian, jika dilihat secara langsung, ketiga gejala tersebut sangat mirip dan cenderung sulit dibedakan. Saat diperiksa secara klinis pun, gejala Covid-19 ini terlihat mirip dengan flu maupun pilek. Sehingga untuk mendiagnosisnya, diperlukan keterangan riwayat bepergian atau kontak dengan orang yang berasal dari wilayah paparan virus. Tidak hanya itu, tes laboratorium berupa spesimen juga dibutuhkan.

    Apabila saudara baru saja kontak langsung dengan suspek, ODP ataupun PDP Covid-19, atau baru saja berpergian dari zona merah, dan saudara merasa takut mungkin terpapar dengan Covid-19, saya sarankan saudara untuk mengunjungi link ini https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/ untuk mengetahui kondisi saudara lebih lanjut.

    #stayathome sementara waktu (kurangi berpergian keluar jika kalau tidak perlu), pakai masker jika harus keluar rumah, hindari kerumunan, dan tetap jaga kebersihan. Semoga jawaban ini bisa membantu.



  • Selamat pagi @Kholisin-Susanto

    Ijinkan kami menjawab,
    Selain gejala yang dialami oleh penderita, covid 19 mohon konfirmasi dini dengan memastikan apakah sebelumnya Saudara pernah berkunjung dari beberapa wilayah yang terkonfirmasi positif (Malang Raya, Blitar Raya, Sidoarjo, Kediri, Surabaya, Magetan), terkait Update informasi tersebut untuk wilayah Jawa Timur bisa diakses di http://infocovid19.jatimprov.go.id/

    Langkah pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran sebainya kami sarankan Saudara bisa isolasi mandiri selama kurun waktu 14 hari, tetap dirumah dan jika memang harus keluar rumah pastikan Saudara bisa menggunakan Masker Medis dan Menerapkan Respiratory Higiene (Etika Batuk), Rajin Cuci Tangan dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat

    Langkah terbaik untuk memutus mata rantai penularan adalah dengan mengganggap diri kita sebagai carrier covid 19. Ingat saat batuk dan bersin lakukan Respiratory Higiene, yaitu :

    • Jauhkan wajah dari orang lain ketika batuk/bersin
    • Tutupi hidung dan mulut dengan tisu.
    • Jika menggunakan tisu, segera buang tisu itu ke tempat sampah
    • Arahkan batuk/bersin ke lengan jika tidak ada tisu
    • Bersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir atau produk berbahan alkohol

    Semoga Saudara bisa lekas sembuh
    #tetap_dirumah

    Terima kasih


Log in to reply
 



Pengguna Online: