Tanya dok



  • Dok saya kemarin makan makanan yang pedas,saya mempunyai riwayat infeksi lambung,terus malemnya saya mulai pilek dan paginya panas sama pusing,tapi tidak sesak nafas.dan sekarang panasnya mulai turun setelah minum obat dari bidan tapi masih agak pusing dok.
    Apakah asam lambung saya naik atau ada hal yang lain dok
    Terimakasih dok



  • Selamat siang, dok. Saya Aryo Pangestu ingin bertanya, perihal kondisi badan saya beberapa hari ini saya batuk dan suhu badan agak naik sedikit. Tapi tidak terasa lemas dan nafas masih tergolong normal. Hanya hari ini saya pilek dan hidung saya agak tersumbat jadi agak berat untuk bernafas. Apakah ada solusi yg bisa saya lakukan untuk masalah saya ini dok? Terima kasih banyak, dok.


  • Relawan

    Dear @anisa apabila anda tidak memiliki gejala yang mengarah kepada covid 19 dan anda merasa tidak memiliki kontak dekat dengan penderita Covid 19 maka anda tidak perlu khawatir, karena apabila anda terlalu khawatir dalam menghadapi pandemi ini anda dapat mengalami psikosomatis seperti sesak dikarenakan kepanikan berlebih yang anda rasakan. Lakukan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, menjaga kebersihan diri dan istirahat yang cukup. Apabila anda mengalami masalah kesehatan yang mengganggu aktivitas anda anda dapat mengunjungi fasilitas kesehatan agar dapat memperoleh penanganan yang optimal.
    Terimakasih semoga membantu



  • @Relawan-Shinta-N
    Terimakasih banya dok


  • Relawan

    Izin menjawab @anisa, insya Allah keluhannya tidak mengarah ke covid-19 karena tidak ada keluhan gangguan pernafasan atau demam dan tidak ada riwayat keluar kota yang resiko tinggi virus..Tolong di jaga pola makannya jikalau memang ada keluhan terkait asam lambung di mohon pantangannya di perhatikan



  • @Relawan-sholah
    Terimakasih dok..



  • Selamat siang @arryyoo
    Terima kasih atas pertanyaanya
    Karena gejala yang anda alami mirip dengan gejala covid 19, apakah sebelumnya pernah kontak langsung dengan ODP/PDP maupun Pasien Konfirmasi. Atau mungkin pernah melakukan perjalanan ke daerah terkonfirmasi corona sebelumnya,
    Jika Iya maka anda harus segera menuju ke Fasyankes terdekat untuk melaporkan kondisi sekaligus memeriksakan diri. Info Fasilitas Rujukan bisa diakses di https://infocovid19.jatimprov.go.id/
    Jika tidak lakukan karantina dan/atau karantina mandiri selama 14 hari dan lakukan pola hidup bersih dan sehat, makan yang bergizi.
    Kami sarankan anda memakai masker dan menerapkan respiratory hygiene/etika batuk, antara lain:

    1. Jauhkan wajah dari orang lain ketika batuk/bersin
    2. Tutupi hidung dan mulut dengan tisu
    3. Jika menggunakan tisu, segera buang tisu itu ke tempat sampah
    4. Arahkan batuk/bersin ke lengan jika tidak ada tisu
    5. Bersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir atau produk berbahan alkohol

    Kami doakan anda bisa segera pulih
    Salam Sehat

    Terima kasih



  • Selamat malam.. Mau tanya mengenai virus covid-19 Itu apa juga bisa mumungkinkan terjadi pada orang yg lagi sakit DBD kah dok..?


  • Relawan

    Selamat Malam, Salam Sehat Indonesia!
    Dear @Dewi-Astutik
    untuk pasien DBD sendiri masih memungkinkan untuk terkena paparan virus COVID-19. jadi sebaiknya tetap lakukan anjuran yang sudah disampaikan oleh dokter di rumah sakit tersebut.
    untuk informasi lebih lanjut bisa cek di link ini ya
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam



  • dok saya merasa ingin batuk batuk tapi ga bisa batuk apakah ini gejala covid?


  • Relawan

    Selamat Malam, Salam Sehat Indonesia!
    dear @Salsabila-Rohada
    gejala COVID-19 adalah batuk kering dan berulang, lemas, sakit kepala dan tenggorokan, serta sesak nafas. apabila muncul gejala ringan sebaiknya dilakukan tindakan seperti social distancing (menghindari kerumunan) dan physcal distancing (menjaga jarak antara diri sendiri dengan orang lain). selama social distancing berlangsung, kita diharuskan untuk menjaga kebersihan; rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir; konsumsi makanan sehat dan bergizi; serta menjaga sirkulasi udara dalam rumah. namun jika dirasa gejala yang timbul semakin memberat bisa segera periksakan diri anda ke dokter atau rumah sakit rujukan terdekat sesuai arahan pemerintah daerah atau pemerintah pusat.
    untuk informasi rumah sakit rujukan bisa klik disini ya
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam



  • Selamat malam, saya ingin menanyakan.
    Minggu lalu teman kantor saya ada yang baru pulang dari Jakarta.. sehari kemudian saya sakit demam skitar 37.6, nyeri telan, pusing, batuk, pilek.. saya sudah ke faskes terdekat, dan diberi beberapa obat.. Meskipun saat ini sudah tdk demam, tp saya masih pusing.
    Apa yang harus saya lakukan?
    Terima kasih.


  • Relawan

    Selamat Malam, Salam Sehat Indonesia!
    dear @lestari
    jika gejala ringan sebaiknya dilakukan tindakan seperti social distancing (menghindari kerumunan) dan physcal distancing (menjaga jarak antara diri sendiri dengan orang lain). selama social distancing berlangsung, kita diharuskan untuk menjaga kebersihan; rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir; konsumsi makanan sehat dan bergizi; serta menjaga sirkulasi udara dalam rumah. namun jika dirasa gejala yang timbul semakin memberat bisa segera periksakan diri anda ke dokter atau rumah sakit rujukan terdekat sesuai arahan pemerintah daerah atau pemerintah pusat.
    untuk informasi lebih lanjut bisa klik disini ya
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam



  • Selamat malam @lestari

    COVID 19 pada konsepnya dapat ditularkan lewat droplet (observasi apakah teman kerja anda mengalami gejala batuk bersin) Jika tidak maka itu bisa jadi kecemasan berlebihan anda membuat tubuh mengalami reaksi. Tetap lakukan sosial distancing, Jarak 1-2 meter, hindari kontak fisik lakukan selama 14 hari dan terus lakukan observasi selama itu dengan memperhatikan Kondisi Umum, Gejala, Psikologis.
    Hindari panik berlebihan dan lakukan pola hidup bersih dan sehat dan tingkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumi makanan bergizi.

    Semoga lekas sembuh

    Terima kasih



  • Assalamualaikum Wr.Wb. Kepada seluruh jajaran Dokter, Pemerintah Jatim ataupun relawan penanganan Covid 19. Bolehkah kami selalu rakyat Jatim memohon informasi yang lengkap terkait

    1. Kira kira dimana lokasi penuluran Covid19 yang menjangkit masyarakat di Jatim? Misal, Bandara, Terminal, Stasiun atau dimana? Sehingga masyarakat bisa menghindari area tersebut. Dan tempat tersebut segera di sterilkan.
    2. Bagi pasien yang telah dirawat, dimana saja mereka menghabiskan waktunya sebelum menyadari terpapar Covid19?

    Saya berharap pemerintah Jatim memiliki data pasien yang lebih lengkap lagi. Dan data tersebut bisa disebar luaskan agar masyarakat lebih berhati hati apabila keluar rumah. Mengingat masyarakat kita masih banyak yang berkeliaran.
    Terima kasih



  • @Relawan-Roni Selamat malam Pak Roni. Kira kira apakah ada keputusan dari pemerintah Jatim untuk meneliti rekam jejak pasien sebanyak mungkin? Mulai dari:

    1. Siapa saja orang yang telah melakukan kontak dengan pasien positif Covid?
    2. Dimana saja lokasi pasien positif Covid menghabiskan waktunya?
    3. Kapan mereka (pasien positif) melakukan kontak dengan orang banyak?


  • Dear @Rendra-B-Utama

    Terimakasih atas pertanyaannya
    Mohon ijin menjawab
    Untuk informasi mengenai update COVID-19 di Jawa Timur, saudara dapat kunjungi http://infocovid19.jatimprov.go.id/
    Untuk daerah yang banyak terjadi penularan tentunya ditempat-tempat umum. Tak dapat diprediksi tempat mana yang paling banyak karena penularannya yang tidak terlihat
    Oleh karena itu dimohon kerjasama kepada seluruh warga Indonesia untuk melaksanakan anjuran dari pemerintah yaitu social distance dengan melakukan physical distance/ #dirumahsaja untuk menurunkan risiko penularan virus COVID-19 ini.

    Untuk pasien yang memiliki risiko seperti ODP yang tidak mengalami gejala dilakukan isolasi diri selama 14 hari dirumah pasien dengan menerapkan cuci tangan, etika batuk, tetap memakai APD dan meminum obat yang diberikan faskes pertama selama mengalami gejala ringan seperti flu tanpa demam dan sesak
    namun untuk pasien ODP yang mengalami gejala yang berat seperti sesak napas diserati demam >38 derajat atau mengeluarkan dahak berwarna hijau disarankan untuk langsung ke faskes terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan beberapa tes lebih lanjut
    yang terpenting jangan panik

    semoga kita semua terhindar dari COVID-19
    semoga membantu
    terimakasih



  • Dok saya mau tanya ini tenggorokan saya terasa agak kering dan sakit sprti kena radang, trs agak sesak nafas sedikit sebelumnya ibu saya juga tiba" badannya lemas, terasa sesak dan skrng batuk" tp badannya sudah tidak lemas lg. Untuk pemeriksaan pertam harusnya kemana ya? Apakah langsung kerumah sakit rujukan atau puskesmas atau dokter (yg biasanya kita periksa kalau lg sakit demam)



  • Dear @Rendra-B-Utama

    Mohon ijin menjawab
    Untuk pasien yang Positif Covid tentunya aparat pemerintah seperti dinkes setempat tidak akan tinggal diam untuk menelusuri jejak transisi dari pasien tersebut
    tentunya mereka akan mencari siapa yang telah kontak dengan penderita dan dimana penderita tersebut tinggal

    untuk pasien covid yang terdeteksi positif tentunya akan dilakukan penanganan lebih lanjut di RS-RS rujukan seperti pada web http://infocovid19.jatimprov.go.id/ hingga pasien tersebut benar-benar dinyatakan sembuh

    tentunya untuk kapan mereka melakukan kontak dengan orang banyak tergantung dengan individu masing-masing
    sebab semua tergantung dari kesadaran individu
    apabila sudah mengalami gejala/pernah melakukan kontak dengan penderita positif covid-19/pernah berkunjung ke luar negeri sebaiknya segera lapor ke faskes terdekat dan melakukan isolasi diri selama 14 hari hingga hasil pemeriksaan muncul



  • Selamat malam @Rendra-B-Utama
    Terima kasih atas pertanyaan yang anda sampaikan
    Setiap orang yang memliliki kontak langsung dengan pasien konfirmasi positif maka akan ditetapkan sebagai kategori kontak erat resiko tinggi dan akan langsung dilakukan pemeriksaan sampel di hari ke 1 dan ke 14. Kemudian mereka dihimbau untuk isolasi dan/atau karantina diri dirumah selama 14 hari dan melakukan sosial distancing.
    Prosedur ini tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur namun sudah menadi Protap Nasional dan dari Protap tersebut bisa disimpulkan seluruh kontak erat resiko tinggi tanpa gejala akan melakukan isolasi dan/ karantina mandiri tidak berkeliaran diluaran seperti yang anda khawatirkan.

    Jika peranan kita sudah kita lakukan masing2 dengan benar maka semoga wabah ini akan segera berakhir

    Semoga bisa membantu

    Terima kasih


Log in to reply
 



Pengguna Online: