Keluarga PDP yang meninggal



  • Bagaimana / apa yang harus dilakukan / diperoleh dari keluarga seorang berstatus pdp yang meninggal?
    sedangkan hasil test swab belum keluar dimana sebelum penetapan status pdp sudah memiliki riwayat sakit kanker payudara stadium 4 dan komplikasi ke paru-paru sebelum pandemi masuk indonesia, namun pemakaman sudah menggunakan protap COVID-19.


  • Relawan

    Selamat pagi @caksugik zin membantu menjawab

    Pada kondisi darurat pandemi (covid-19) apabila ada PDP yang meninggal sebelum diketatuhi hasil test swabnya memang harus di makamkan sesuai prosedur pemakaman pasien covid. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada pasien yang meninggal dan keluarga, hal tersebut dimaksudkan sebagai upaya pencegahan dan antisipasi penularan covid-19. Karena apabila dilakukan pemakaman seperti biasa, dikhawatirkan jika pasien ternyata positif akan menularkan kepada masyarakat sekitar

    terimakasih, semoga membantu



  • Selamat siang @Relawan-Rufaida
    Terimakasih atas penjelasanya,
    Butuh waktu berapa lama tes swab paling lambat untuk mengetahui hasilny?
    Ini sudah berjalan 9 hari tak ada kabar, atau perlukah keluarga menanyakan kembali ke pihak RS atau Bagaimana?


  • Relawan

    Selamat siang @caksugik izin membantu menjawab

    Normalnya, hasil tes PCR bisa diketahui dalam waktu 2-3 hari. Namun, melihat situasi saat ini banyak orang yang juga diharuskan untuk melakukan tes swab sedangkan laboratorium yang ada di Indonesia sangat terbatas, maka keluarnya hasil tes swab bisa menjadi lebih lama (bisa mencapai 2 minggu atau lebih). karena banyaknya "swab" yang harus diperiksa sehingga diharuskan untuk mengantri untuk mendapatkan hasil tes swab tersebut.

    Anda juga bisa menanyakan hasil tersebut ke rumah sakit untuk mengetahui perkembangannya. tetap sabar menunggu, semoga lekas mendapatkan kabar

    terimakasih, semoga membantu



  • @Relawan-Rufaida terimakasih atas penjelasanya,
    Apakah keluarga pdp yg belum keluar tes swabnya bisa melakukan rapidtes mandiri atau menghubungi pemdes / dinkes setempat terlebih dahulu?


  • Relawan

    Selamat malam @caksugik izin membantu menjawab

    Pelaksanaan rapid test merupakan kebijakan dinas kesehatan masing-masing daerah. Sepanjang informasi yang saya tahu sesorang bisa melakukan rapid test bila mendapat rekomendasi dari dinas kesehatan ataupun dari fasilitas kesehatan.
    Walaupun ada berita tentang rapid test berbayar di rumahsakit-rumah sakit, tetapi belum ada informasi valid tentang hal tersebut (terkait apakah semua orang bisa memohon melakukan rapidtest kemudian membayar atau pihak rumah sakit menyarankan rapid test dan biaya ditangung pemohon).

    Berikut adalah alur pemeriksaan rapid test untuk infeksi Covid-19 kunjungan rumah dari Kementerian Kesehatan:

    Pertama, peserta mesti mengisi formulir kesediaan teknik pelaksanaan rapid test kunjungan rumah; Kedua, penanggung jawab dan pelaksana rapid test adalah Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten.

    Ketiga, sasaran rapid test kunjungan rumah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan setempat bekerjasama dengan Tim Surveilans dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat.

    Keempat, hasil rapid test dicatat, dan dilaporkan untuk tindak lanjut diagnostik dan terapi; Terakhir, Kementerian Kesehatan menyebut seluruh kegiatan dilakukan dalam situasi pandemi Covid-19.

    Namun, bagi keluarga PDP bisa mencoba menanyakan pelaksanaan rapid test di rumah sakit, apakah bisa melakukan rapid test mengingat adanya kemungkinan berinteraksi dengan PDP

    Terimakasih, semoga membantu


Log in to reply
 



Pengguna Online: