Haruskah periksa?



  • Assalamualaikum, mohon maaf sebelumnya. Ayah saya kan lagi sakit diabetes dan tbc otomatis batuk-batuk. Nah itu kemungkinan besar terkena covid19 tidak ya? Karena saya takut sendiri. Dan sampai sekarang masih kerja belum ada kebijakan dari perusahaannya.
    Dan senin besok waktunya kontrol apakah saya memerintahkan untuk tes covid atau bagaimana? Dan bagaimana cara menjaga diri ketika bepergian ke rumah sakit? Terimakasih


  • Relawan

    Selamat sore, @Diah's.

    Perkenankan saya menjawab pertanyaan yang telah disampaikan.

    Pertama, perlu dibedakan terlebih dahulu antara batuk dikarenakan TBC dan Covid-19. Untuk membantu memilah diantara keduanya, bisa mengunjungi laman berikut: https://checkupcovid19.jatimprov.go.id/covid19/ . Setelah melakukan self-assesment, nantinya akan didapatkan saran selanjutnya. Beberapa jurnal membenarkan bahwa orang dengan komorbid (penyakit penyerta) memiliki resiko untuk terpapar Covid-19. Hal ini bisa dicegah dengan:

    1. Sering cuci tangan dengan sabun.
    2. Gunakan hand sanitizer apabila tidak ada sabun atau air.
    3. Tutup dengan tisu ketika batuk atau bersin.
    4. Berdiam di rumah apabila tidak ada urusan mendesak diluar.
    5. Gunakan masker ketika bepergian.
    6. Hindari kontak jarak dekat.
    7. Hindari memegang muka.

    Juga ditambah dengan konsumsi makanan bergizi serta memperhatikan kandungan gula didalamnya. Terimakasih.



  • Slamat pagi admin. Sy salah seorang pengguna transportasi massal yaitu kereta api sbg transportasi sy pulang pergi Mojokerto-Surabaya stiap hr. Sy pernah dgr ada penderita positif Covid 19 yg tdk merasakan gejala apa pun, tetapi dy berpeluang menjadi Cariier / penular kpd kluarganya di rmh. Nah pertayaan saya :apakah sy perlu memeriksakan diri saya tuk memastikan kondisi saya, lalu bagaumana cara mya tuk tes, dan apa yg hrs sy lakukan karena naik kerera api tiap hr tdk bs terhindarkan. trimakasih



  • Memang benar jika misalkan sesorang mempunyai daya tahan tubuh yang bagus dan mereka terpapar virus ini tidak menunjukan gejala tetapi bisa menularkan ke orang terdekat dan untuk memastikan apakah anda terkena atau tidak memang harus memeriksakan diri agar lebih pastinya. Anda bisa periksa ke rs rujukan covid atau ke puskesmas terdekat
    Jika memang tidak bisa menghindarkan tdk naik kereta bisa menjaga kebersihan seperti selalu mencuci tangan dan mandi sehabis pulang naik kereta bisa menggunakan hand sanitizer dan menggunakan masker saat berpergian, jaga jarak dengan orang lain, menghindari kontak langsung seperti bersalaman. Terimakasih semoga jawabannya membantu 🙏



  • Dear @Aditya-Bayu

    Terimakasih atas pertanyaan yang disampaikan
    Mohon ijin menjawab
    Memang benar bahwa kereta api/fasilitas umum lainnya merupakan tempat dimana kuman mudah berpindah dan menginfeksi yang lainnya
    Saran saya,

    1. Saudara bisa membawa handsanitizer untuk berjaga-jaga apabila saudara setelah menyentuh benda disekeliling kereta/berjabat tangan dan tidak ada air mengalir disekeliling saudara
    2. Hindari berjabat tangan dengan orang lain. Gunakan siku saat akan mendorong pintu kereta api
    3. Selalu gunakan APD yang adekuat contonnya adalah masker walau dalam keadaan sehat/sakit
    4. Terapkan etika batuk ketika sedang bersin/batuk
    5. Selalu cuci tangan apabila sudah sampai tempat kerja/rumah ketika jam pulang
    6. Cuci tangan, mandi dan cuci pakaian setelah pulang bekerja dan hindari kontak terlebih dahulu dengan keluarga dirumah
    7. Tingkatkan pemenuhan gizi serta imun dengan makan makanan yang mengandung vitamin C seperti buah dan sayur
    8. Jangan panik ketika menerima suatu informasi yang tidak jelas sumbernya atau mengalami gejala COVID-19
    9. Masa inkubasi penyakit ini hingga 5 hari. Selama itu apabila saudara mengalami batuk pilek segera isolasi diri dirumaj selama 14 hari serta tingkatkan gizi dan imun. Apabila saudara merasa mengeluarkan dahak berwarna hijau, sesak tidak terkondisikan serta demam >38 derajat, atau saudara memiliki riwayat bepergian keluar negeri segera pergi ke faskes terdekat seperti puskesmas atau klinik untuk dilakukan screening COVID-19
    10. Jangan panik dan tetap terus berdoa
    11. Jaga jarak dengan penumpang yang lain. Apabila saudara mendapat tempat duduk yang harus berdempetan, saudara dapat memilih berdiri sehingga terdapat jarak antar penumpang yang lain minimal 1 meter

    Semoga membantu
    Terimakasih



  • Saya punya gejala (batuk demam pilek) dan baru pulang dari malang. Haruskah periksa? Kalau harus karantina sendiri di rumah, bagaimana jika ada lansia dirumah?



  • Dear @safira_nia

    Terimakasih atas pertanyaannya
    Mohon ijin menjawab
    Memang gejala yang saudara sampaikan merupakan tanda gejala COVID-19 dan saudara memiliki riwayat perpidahan dari redzone
    Saran saya untuk sementara ini saudara dapat mengisolasi diri #dirumahsaja selama 14 hari untuk memantau kondisi saudara dengan sering mencuci tangan, memakai masker ketika batuk, menerapkan etika batuk/bersin, serta meningkatkan gizi dan imun untuk mengurangi gejala yang saudara rasakan
    Apabila saudara mengeluarkan lendir berwarna hijau, sesak napas yang tidak terkondisikan, serta deman >38 derajat, segera ke faskes terdekat untuk melakukan beberapa pemeriksaan Screening COVID-19

    Apabila terdapat lansia/anak kecil disekeliling saudara sebisa mungkin jaga jarak minimal 1-2 meter dan hindari kontak dalam waktu lama dan jangan lupa cuci tangan, menggunakan masker dan menerapkan etika batuk

    Saudara dapat melakukan screening online di
    http://checkupcovid19.jatimprov.go.id/
    Dan update informasi tentang COVID-19 di http://infocovid19.jatimprov.go.id/#

    Semoga lekas sembuh
    Semoga membantu
    Terimakasih



  • Selamat Pagi @Aditya-Bayu

    Ijinkan kami menjawab
    Jika dilihat dari peparan yang Saudara sampaikan, dimana anda berpergian ke daerah terkonfirmasi covid 19 namun tanpa gejala maka bisa kami klasifikasikan Saudara sebagai ODR, jika dengan gejala akan berubah menjadi ODP. Jadi sangat perlu untuk lakukan sosial distancing, physical distancing, lakukan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi untuk dapat meningkatkan imunitas tubuh.
    Perlu pula Saudara ketahui jika penularan covid 19 itu berasal dari droplets (tetesan bersin atau batuk), jadi selama Saudara belum ada gejala bersin dan batuk maka peluang untuk menularkan virus juga sangat kecil kemungkinannya.
    Terus monitor diri, jika mulai ada gejala segera memeriksakan diri ke RS rujukan covid 19 bisa di lihat di http://infocovid19.jatimprov.go.id/, gunakan masker, lakukan isolasi dan/atau karantina diri selama 14 hari dan terapkan etika batuk dan bersin.

    Semoga dapat membantu
    Terima kasih


Log in to reply
 



Pengguna Online: