tanya dok



  • izin bertanya dok, ibu saya bekerja buka warung makan, terus saya pilek dan bersin-bersin tetapi saya tidak demam, pusing, dll. dan tidak pernah pergi keluar kota bahkan keluar rumah, apakah saya ada kemungkinan terinfeksi virus dok ? dan bagaimana membedakan flu biasa dengan gejala korona?![alt text](image url)



  • Dear @maulana2505

    mohon ijin menjawab yaa
    jadi memang gejala awal dalam COVID-19 adalah batuk pilek kemudian dilanjutkan demam tinggi terus menerus >38 derajat hingga sesak napas
    masa inkubasi atau proses virus ini berdampak pada tubuh biasanya butuh waktu 5 hari
    saran saya, untuk sementara ini lebih baik saudara mengisolasi diri dalam rumah dalam waktu 14 hari, jangan lupa memakai masker selama masih flu, terapkan etika batuk serta sering-sering cuci tangan dengan sabun. jangan lupa pula tingkatkan gizi seperti makan/minum yang mengandung vitamin c seperti buah jeruk
    apabila dalam 5 hari ini gejala semakin memberat seperti pusing, demam >38 derajat, dahak/lendir berwarna hijau serta sesak napas segera pergi ke faskes terdekat seperti puskesmas/klinik
    yang terpenting adalah jangan panik terlebih dahulu
    apabila saudara terpaksa untuk bekerja sementara ini, lebih baik saudara selalu menggunakan masker, berganti baju setiap kali setelah bekerja dan rajin cuci tangan serta lebih meningkatkan imun
    semoga membantu dan lekas sembuh

    terima kasih


  • Relawan

    Selamat Malam, Salam Sehat Indonesia!
    dear @maulana2505
    Pada kasus COVID-19 gejala yang muncul adalah batuk kering tidak berdahak dan berulang, pilek, demam tinggi, sakit kepala serta tenggorokan. selain itu pada kasus lainnya juga disertai dengan gejala sesak napas (dalam hasil x-ray/rontgen ditemukan gambaran putih di paru paru). penderita sendiri biasanya memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. sedangkan pada flu biasa disertai gejala bersin-bersin, sakit kepala, hidung tersumbat, dan demam kurang dari 38 derajad celcius.
    untuk detail informasi bisa cek di link ini ya
    infocovid19.jatimprov.go.id/

    salam


  • Relawan

    Halo @maulana2505 terima kasih atas pertanyaan Anda ya.

    Saya izin untuk bantu menjawab.

    Keadaan yang Anda alami bisa saja karena covid-19 atau penyakit lain, karena gejala covid-19 mirip dengan gejala infeksi virus lainnya. Untuk menegakkan diagnosis apakah positif covid-19 atau tidak harus melakukan tes laboratorium di lab yang ditunjuk kemenkes.

    Namun jika gejala yang Anda alami semakin memburuk dan menyebabkan sesak nafas dan/atau Anda memiliki kontak dengan pasien positif covid-19 sebaiknya silakan mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat dan informasikan sedetail-detailnya mengenai gejala dan riwayat perjalanan Anda kepada tenaga kesehatan di fasyankes.

    Sekarang di rumah dapat melakukan beberapa upaya seperti physical distancing, minum air 8 gelas perhari, makan makanan bergizi, cukup tidur, jangan panik dan hindari stress, olahraga yang cukup, terapkan etika batuk dan bersin, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta perilaku hidup bersih dan sehat lainnya.

    Demikian kiranya dapat membantu.
    Semoga segera pulih dan segera beraktivitas kembali.

    Eswahos Shofiq
    Mahasiswa Ilmu Gizi dan Dietetika



  • Selamat pagi...
    Dok saya mau bertanya, vitamin apa yang direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang melakukan pencegahan covid 19 maupun yang sudah positif untuk meningkatkan antibodi?
    Terima kasih



  • Dear @ahmadanan

    Terimakasih atas pertanyaannya
    Mohon ijin menjawab
    Daya tahan tubuh memang sangat perlu ditingkatkan melihat banyaknya penyebaran virus COVID-19
    Oleh karena itu dimohon untuk setiap individu dapat meningkatkan asupan gizi dan imunologi dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, B6, E dan Zinc seperti buah jeruk, anggur, dll serta sayur seperti brokoli, bayam, wortel dan juga ikan-ikan seperti salmon dan juga yogurt. Tentunya semua dalam porsi normal/tidak berlebihan. Karena sesuatu yang berlebihan juga tidak akan baik bagi tubuh

    Untuk pasien ODP maupun PDP disarankan untuk memisahkan alat makan dengan keluarga yang lain untuk menurunkan risiko penularan

    Semoga membantu
    Terimakaish



  • This post is deleted!

Log in to reply
 



Pengguna Online: