ODP apa harus ngamar di rumah sakit?



  • Siang agan2 sekalian, izin bertanya ini tetangga saya ada yang statusnya saat ini ODP, lalu ternyata dia tidak dikamarkan di rumah sakit

    Apa boleh ya ODP tidak dirawat di rumah sakit?
    Terimakasih



  • Dear @Budi
    Selamat malam
    Untuk status odp (orang dalam pengawasan ) berarti belum ada indikasi status positif virus covid19. Apabila beliau masih dalam keadaan sehat, tidak menderita panas lebih dari 3hari, batuk hingga sesak dada, Akan di sarankan istirahat total dirumah (isolasi diri) . Dengan Istirahat total, mkan makanan bergizi dan olaharaga setiap30 menit/hari diharapkan memperkuat imunitas tubuh 🙏
    #salamsehat #dirumahsaja #jagaimunitas


  • Relawan

    @Budi izinkan Saya menjawab pak, jadi gini untuk status ODP tidak di haruskan untuk di rawat di rumah sakit, tapi alangkah baiknya melakukan check up atau rapid tes di RS masing² daerah apa bila dokter menganjurkan untuk menkarantina diri sendiri di rumah alangkah baiknya perintah dokter tersebut di jalankan, status ODP biasanya 6-10 hari, itu saja terimakasih



  • @Budi
    Dear Budi
    Sebelumnya perkenalkan, nama saya Dilruba. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Saudara.
    ODP (Orang dalam Pengawasan/Pemantauan) belum tentu positif covid-19, namun memiliki beberapa gejala yang ada pada covid-19.
    Untuk sementara ODP tersebut memang perlu isolasi secara mandiri di rumah selama 2-14 hari. Jika gejala tidak muncul kembali, maka dinyatakan aman. Namun, jika gejala tidak membaik atau tambah parah maka perlu konsultasi lebih lanjut ke pelayanan kesehatan.

    Jika orang yang dianjurkan untuk tidak berada di rumah sakit (seperti ODP), namun orang tersebut tetap ke rumah sakit atau bahkan minta dirawat inap maka kemungkinan untuk terpapar covid lebih besar.

    Saudara juga bisa mengakses secara mandiri melalui gadget untuk pengecekan covid-19 dan akan mendapatkan saran tindak lanjut melalui http://checkupcovid19.jatimprov.go.id/

    Semoga membantu
    Terima kasih



  • Dear @Budi
    Perkenalkan saya fitri dan izinkan saya menambahkan jawaban dari beberapa rekan2 saya.
    Sebelumnya ODP(Orang dalam pemantauan) memikiki gejala:

    1. Demam ≥38°c atau riwayat demam tanpa gangguan pernafasan
    2. Gangguan pernafasan tanpa demam ( ≥38°c) atau riwayat demam
    3. Memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit dan area transmisi lokal di Indonesia pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.
      Lalu, bagaimana tata laksana pasien ODP?
    4. Pasien harus mengisolasi diri di rumah
    5. Pengambilan dan pengiriman spesimen ke laboraturium
    6. Dilakukan pemantauam selama 14 hari oleh petugas kesehatan berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat
    7. Jika selama masa pemantauan gejala berlanjut selama 14 hari maka pasien baru di rujuk ke rumah sakit rujukan untuk tata laksana lebih lanjut
    8. ODP yang dinyatakan sembuh atau tidak bergejala ditetapkan melalui surat pernyataan oleh Dinas Kesehatan.
      Seperti itu, jadi apabila tetangga saudara Budi tidak di rujuk ke rumah sakit itu artinya tetangganya masih dalam pemantauan.
      Semoga lekas sembuh. Salam sehat :)

Log in to reply
 



Pengguna Online: