Hoax atau tidak bahwa 28 maret sampai 3 april adalah puncak inkubasi seperti pesan di wa



  • Baru saja mendapat info dr temen dokter:

    Mulai besok, jangan keluar rumah mencari makanan atau untuk apa pun, karena hal yang terburuk dimulai, tanggal inkubasi telah tiba dan banyak yg terinfeksi positif akan menunjukkan gejalanya dan banyak orang bisa tertular, jadi sangat penting untuk tetap di rumah dan tidak berhubungan dengan tidak bertemu orang lain, sangat berhati-hati adalah sangat penting.

    Dari 28 Maret hingga 3 April kita harus menjaga diri kita sendiri, karena kita akan berada di puncak penyebaran virus dalam dua minggu, biasanya dalam dua minggu itu semua yang terinfeksi akan muncul kemudian ada dua minggu tenang dan kemudian dua minggu lagi mulai berkurang.

    * Apa yang terjadi di Italia adalah bahwa siklus ini diabaikan pada musim penularan dan itulah mengapa semua kasus bercampur menjadi satu *.

    *Dan akhirnya, jangan menerima kunjungan dari siapa pun, bahkan dari keluarga yang sama. Ini semua untuk kebaikan semua. *

    KITA AKAN BERADA DI TINGKAT INFEKSI MAKSIMUM.

    -*JANGAN ABAIKAN PESAN INI, BAGIKAN KE SEMUA KONTAK ANDA *



  • Saya juga menerima pesan broadcast yg sama, menunggu klarifikasi dari pemprov jatim.



  • @Ly-puspita bener bu,makanya tanya disini saya



  • Dear @avib dan @Ly-puspita

    Mohon ijin menjawab
    Terimakasih atas informasi yang telah diberikan
    Mohon untuk seluruh warga Indonesia untuk tidak panik dan tidak terpengaruh dengan hal-hal yang belum terbukti sumbernya
    Masa Inkubasi dari virus ini adalah 5 hari yang artinya virus ini bisa berkembang dan menimbulkan gejala pada tubuh selama waktu tersebut.
    Wabah ini sudah muncul di Indonesia sejak tanggal 2 Maret 2020 dan semakin hari pasien COVID-19 ini bertambah.
    Untuk mengatakan apakah hari-hari esok menjadi puncak penyebaran? Tergantung dengan individu masing-masing. Apabila saat ini hingga beberapa minggu kedepan warga masih banyak yang tidak mau #dirumahsaja atau tidak menggunakan APD saat keluar dan tidak menjaga diri saat diluar rumah, maka Virus ini akan terus berkembang hingga waktu yang tidak bisa ditetapkan.
    Oleh sebab itu, alangkah lebih baik kita untuk tidak keluar rumah apalagi mengunjungi saudara terutama yang sedang sakit.
    Pemerintah menganjurkan seluruh warganya untuk menjaga jarak fisik (physical distance) dengan orang lain dan #dirumahsaja
    Namun bukan berarti kita harus menutup semua sosialisasi kita. Kita bisa melakukan social distance dengan berkomunikasi melalui telephone atau videocall untuk menanyakan kabar atau mengadakan rapat dengan orang lain sehingga menurunkan risiko penularan virus COVID-19 ini sehingga dimohon untuk seluruh warga jangan panik dan tetap social distance dirumah hingga waktu yang ditetapkan pemerintah kecuali ada keperluan yang mendesak. kurangi berinteraksi secara langsung dengan orang lain, dan jangan lupa menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) bila keluar serta mencuci tangan apabila sepulang dari keluar rumah
    terus berdoa untuk kita semua
    semoga membantu

    terima kasih



  • @relawan-asharini Terimakasih infonya



  • Dear @avib

    Terimakasih kembali. semoga saudara sekeluarga sehat selalu 🙂


  • Relawan

    @relawan-asharini
    Trmksh informasinya yg sangat tepat sekali.
    Salam sehat utk kita smua



  • Dear @arya

    Terimakasih kembali. Semoga kita semua terhindari dari COVID-19
    Aamiiiiin...


Log in to reply
 



Pengguna Online: